BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRI Purwodadi menunjukkan komitmen sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak ekonomi di Grobogan. Menggandeng Yayasan Ajisaka Binangun, bantuan dipastikan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

BRI Purwodadi menunjukkan komitmen sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak ekonomi di Grobogan. Menggandeng Yayasan Ajisaka Binangun, bantuan dipastikan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Purwodadi – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Purwodadi menunjukkan komitmennya dalam tanggung jawab sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tak ingin bantuan salah alamat, BRI secara khusus menggandeng yayasan lokal untuk memastikan setiap paket sampai ke tangan yang tepat.

Program yang berjalan di bawah naungan BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berkolaborasi dengan Yayasan Ajisaka Binangun Grobogan.

Yayasan ini dipercaya karena memiliki data dan pemetaan yang akurat mengenai warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Grobogan.

Branch Office Head BRI Purwodadi, Jamali, mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian BRI terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitar unit kerjanya.

Baca Juga :  Warnai Ramadan PLN Wujudkan Listrik Berkeadilan, 389 Keluarga Kurang Mampu di Jateng & DIY Terima Sambungan Gratis

Menurutnya, sebagai institusi yang tumbuh besar bersama rakyat, BRI memiliki kewajiban moral untuk hadir dan memberikan solusi di tengah tantangan ekonomi.

“Ini adalah wujud nyata dari program BRI Peduli TJSL. Kami sadar, sebagai bagian dari masyarakat Grobogan, kami memiliki tanggung jawab untuk turut serta meringankan beban saudara-saudara kita yang mungkin sedang menghadapi tantangan ekonomi,” ujar Jamali dari keterangan tertulis di Grobogan, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, pemilihan model penyaluran melalui yayasan lokal adalah sebuah strategi agar bantuan lebih efektif dan efisien.

Menurutnya, lembaga lokal seperti Yayasan Ajisaka Binangun memiliki pemahaman mendalam dan jangkauan yang lebih presisi ke kantong-kantong masyarakat yang benar-benar memerlukan uluran tangan.

“Kami sengaja menggandeng Yayasan Ajisaka Binangun karena kami percaya mereka memiliki data yang valid dan jangkauan yang lebih dekat ke masyarakat. Tujuannya agar bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan, tepat sasaran, dan tidak salah alamat,” tegasnya.

Baca Juga :  ARTUGO Bagikan Tips Pilih Produk Jadi Ladang Investasi

Paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie instan disalurkan secara bertahap kepada para penerima manfaat, yang mayoritas terdiri dari keluarga prasejahtera, lansia, dan warga lain yang terdampak kondisi ekonomi.

“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan semua masalah, tapi kami berharap paket sembako ini dapat memberikan sedikit kelegaan dan kebahagiaan bagi keluarga penerima. Lebih dari itu, ini adalah cara kami menjaga semangat gotong royong dan kepedulian di tengah masyarakat,” pungkas Jamali.

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru