Nawal Yasin Perkuat Program Keluarga Berkualitas Lewat Sinergi dengan BKKBN Jateng

- Reporter

Kamis, 2 April 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah, untuk memperkuat program strategis pembangunan keluarga berkualitas.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penjajakan sinergi dan kolaborasi program antara TP PKK, TP Posyandu, dan BKKBN, yang memiliki fokus sama, yakni pembangunan keluarga berkualitas dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Nawal mengatakan, kesamaan fokus tersebut menjadi dasar penting untuk mengintegrasikan berbagai program, agar lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami menjajaki kerja sama, sinergitas, kolaborasi dengan BKKBN, karena program antara PKK Posyandu dan BKKBN ini saling beririsan. Sehingga kami kemudian memetakan apa saja yang kemudian bisa dikolaborasikan,” kata dia, seusai menerima jajaran Perwakilan BKKBN Jateng di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Kota Semarang, Kamis (2/4/2026).

Nawal mencontohkan, dalam upaya pencegahan stunting serta penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), TP PKK dan TP Posyandu memiliki program Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil).

Baca Juga :  Jateng Bergerak untuk NTT, Ribuan Paket Bantuan Dikirim Bersama 16 Personel

Sementara itu, BKKBN menjalankan sejumlah program, seperti Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Dahsyat (Dapur Sehat Atasi Stunting), serta penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

“Mengenai layanan PAUD, mereka (BKKBN) punya program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), kami punya program PAUD Emas di Posyandu,” ucap Nawal, yang juga Bunda PAUD Jateng tersebut.

Selain itu, kolaborasi juga akan dilakukan pada pengasuhan keluarga di era digital. Program Paaredi (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) PKK Jateng, program Cilukba (Crito lan Dolanan Kaliyan Bapak) TP Posyandu, akan disinergikan dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) milik BKKBN.

Sinergi tersebut juga direncanakan mencakup program-program pencegahan perkawinan anak, perlindungan lansia, serta layanan kesehatan mental bagi anak, perempuan, remaja, penyandang disabilitas, dan keluarga. Hal itu sekaligus mendukung program Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Nawal menambahkan, pihaknya juga tertarik dengan layanan konsultasi keluarga berbasis digital milik BKKBN Jawa Tengah, melalui platform BahteraCinta.id. Menurutnya, layanan tersebut berpotensi dikolaborasikan dengan TP Posyandu, yang juga memiliki layanan kesehatan mental.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Sebut Media Kunci Menjernihkan Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

Menurutnya, inovasi tersebut menjadi angin segar di tengah meningkatnya kerentanan generasi muda terhadap masalah kesehatan mental, yang dapat berujung pada tindakan ekstrem seperti bunuh diri.

“Sehingga ini bisa menjadi salah satu program yang sangat baik, dengan adanya layanan konsultasi psikis yang itu platform-nya diampu oleh psikolog sendiri bukan AI,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng ini.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Rusman Efendi, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Dia berharap, sinergi yang terjalin mampu memperkuat dampak pembangunan keluarga di Jawa Tengah.

Menurutnya, BKKBN, TP PKK, dan TP Posyandu, memiliki sasaran yang sama, yakni keluarga. Selain itu, program-program yang dijalankan saling berkaitan, sehingga kolaborasi dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan di lapangan.

“Audiensi ini untuk mengolaborasikan kegiatan di BKKBN, dengan PKK dan Posyandu. Dengan perpaduan program, diharapkan nanti pembangunan keluarga di Jawa Tengah akan berdampak lebih dahsyat lagi,” harap Rusman.***

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru