Wagub Jateng Dorong Kreativitas Santri Lewat Gerakan Santri Menulis

- Reporter

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Era sekarang, kalangan santri dituntut punya keterampilan menulis. Terutama untuk menjawab tantangan derasnya informasi yang berkembang pada era digital. Sekaligus meneguhkan jurnalistik untuk produk berita dan tulisan yang bertanggung jawab.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, usai menerima audiensi Gerakan Santri Menulis (GSM), di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Senin, 23 Februari 2026.

“Jadi, kalau pesantren diajak untuk melaksanakan pelatihan ini, saya rasa sudah benar. Karena di pesantren sudah ada pembelajaran terkait pertanggungjawaban keabsahan tulisan yang sangat ketat, seperti kalau kita bicara tentang riwayat hadis, matan hadis dan sebagainya,” katanya.

Gus Yasin menambahkan, sekarang media sudah bermacam platform. Ditambah lagi perkembangan teknologi melalui Artifical Intellegence (AI) yang bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Seleksi Terbuka dan Akuntabel, SPMB Jateng Terima 228 Ribu Murid

Dia katakan, pelatihan jurnalistik sejalan dengan upaya mencegah hoaks di tengah masyarakat. Di dalamnya, diajarkan kode etik, serta aturan jurnalistik yang harus ditaati. Sebagaimana membangun negara, dimulai dengan memberikan penjelasan yang baik dan tidak dibawa ke ranah yang tidak semestinya.

“Tantangan kita di era perkembangan media adalah meluruskan pemberitaan yang di situ ada pertanggungjawaban, kode etik dan lain sebagainya,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Wagub menambahkan, Gerakan Santri Menulis (GSM) akan mendukung Program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yaitu Pesantren Obah. Program ini membuka peluang santri untuk menempuh pendidikan tinggi di dalam dan luar negeri melalui beasiswa.

“Dalam program Pesantren Obah di dalamnya ada penulisan bagi mahasiswa baik S1, S2, maupun S3. Melalui pelatihan ini akan membantu santri agar terbiasa dengan penulisan,” kata Gus Yasin.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin dan Ning Nawal Berbagi Inspirasi Kepemimpinan Nabi di Kuliah Ramadan UNS

Gerakan Santri Menulis (GSM) merupakan bentuk Sarasehan Jurnalistik dan Literasi Media yang diinisiasi oleh Suara Merdeka, sejak tahun 1994. Pada tahun ini, gerakan tersebut sudah berlangsung tepat 32 tahun.

Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Toto Widyatmoko menjelaskan, GSM pada tahun ini akan diikuti oleh 17 pondok pesantren yang tersebar di seluruh Jawa Tengah.

Dalam pelatihan ini, para santri dibekali keterampilan dasar jurnalistik, teknik menulis berita dan opini, strategi menyusun konten media yang menarik dan relevan, teknik public speaking, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah dan penyebaran pesan-pesan kebaikan.*

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru