Gibran dan Ahmad Luthfi Pastikan Relokasi Korban Tanah Gerak Semarang Ditangani Cepat

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung meninjau lokasi tanah gerak di Kampung Sekip RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu sore, 14 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, keduanya meminta warga terdampak untuk tidak bolak-balik ke rumah demi keselamatan, sembari memastikan seluruh kebutuhan pengungsi dan proses relokasi ditangani pemerintah.

Diselimuti gerimis, Wapres dan Gubernur berdialog dengan warga yang kini mengungsi tak jauh dari lokasi retakan tanah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk menyiapkan relokasi sementara bagi warga terdampak.

“Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini mboten usah tinggal wonten omah sing lemahe gerak (Sementara ini tidak usah tinggal di rumah yang tanahnya bergerak). Lebih baik menyelamatkan diri dan keluarga sambil menunggu tempat yang ditunjuk camat dan lurah,” kata Ahmad Luthfi kepada warga.

Baca Juga :  Cerita Langka Gus Yasin, Nama Diganti Tanpa Disadari Bertahun-tahun

Ia menegaskan, biaya relokasi akan ditanggung bersama oleh Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang. Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak tanah gerak tersebut.

“Sedaya ngopeni Njenengan. Hari ini Wapres turun langsung untuk memastikan Bapak-Ibu sekalian dalam kondisi aman,” ujar Ahmad Luthfi.

Wapres Gibran menekankan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Ia meminta masyarakat tidak bolak-balik kembali ke rumah lama, karena potensi meluasnya pergerakan tanah masih belum dapat dipastikan.

“Keselamatan nomor satu. Hati-hati di sini banyak anak-anak dan lansia. Minggu lalu saya ke (bencana tanah gerak) Tegal. Situasinya juga cukup parah seperti ini. Kami kondisikan untuk mengungsi. Kalau kondisi seperti ini sangat berbahaya. Yang penting tidak ada korban,” ujar Gibran.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran ke Jateng Diprediksi Tinggi, Pemprov Optimalkan Pengawasan dan Infrastruktur

Berdasarkan data kelurahan, sebanyak 66 jiwa kini mengungsi di enam tenda darurat yang didirikan sekitar 100-200 meter dari lokasi terdampak. Logistik dan fasilitas dasar, termasuk kamar mandi, telah disiapkan.

Lurah Jangli, Maria Tresia Takandare, mengatakan, relokasi sementara direncanakan berlangsung sekitar dua bulan. Pemerintah tengah meminjam lahan milik warga untuk hunian sementara sembari menyiapkan solusi hunian tetap.

“Kami carikan tempat relokasi sementara kurang lebih dua bulan, sambil dicarikan hunian tetap,” katanya.

Salah seorang warga, Subiyanti (44), berharap kehadiran pemerintah pusat dan daerah mempercepat solusi bagi korban. Tetlebih, kata dia, sebagian besar warga telah bermukim di kampung tersebut selama puluhan tahun.

“Mudah-mudahan bisa membantu dan memberi solusi cepat. Kami diminta tetap di pengungsian karena situasinya belum memungkinkan untuk kembali,” ujarnya.*

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru