Gus Yasin Ajak DEMA UIN Walisongo Lahirkan Inovasi untuk Jawa Tengah

- Reporter

Senin, 9 Februari 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin),mendorong Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo Semarang untuk tidak berhenti sebagai organisasi intra kampus semata.

Lebih dari itu, DEMA diharapkan mampu menjadi ruang lahirnya gagasan dan solusi atas berbagai persoalan nyata yang dihadapi daerah.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jateng saat memberikan keynote speech dalam Pelantikan dan Studium Generale DEMA UIN Walisongo Semarang bertema “Satu Asa Satu Cita: Menyongsong Transformasi, Mewujudkan Inovasi”. Acara di Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin, 9 Februari 2026.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Wagub yang mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, menegaskan pengalaman berorganisasi di DEMA merupakan bekal penting untuk menyongsong kehidupan bermasyarakat yang sesungguhnya, termasuk saat terlibat dalam pemerintahan daerah.

“Adik-adik di DEMA ini sedang menuju kehidupan bermasyarakat yang sejati, seperti yang dihadapi dalam organisasi pemerintahan daerah. Berbagai permasalahan itu harus ditangani, dan penanganannya membutuhkan inovasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Taj Yasin Minta Santri Jadi Pelopor Konten Edukatif di Ruang Digital

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengingatkan bahwa tantangan zaman pada 2026 menuntut pendekatan baru. Menurutnya, meskipun persoalan yang dihadapi kerap berulang, cara penanganannya tidak bisa lagi menggunakan pola lama.

Salah satu isu krusial yang secara khusus ia soroti dan tantangkan kepada mahasiswa adalah persoalan lingkungan hidup. Ia menilai paradigma lama yang mengeksploitasi sumber daya alam harus segera ditinggalkan dan diganti dengan cara pandang yang lebih berkelanjutan.

“Inovasi hari ini adalah tentang lingkungan. Bagaimana kita memanfaatkan bumi tanpa mengganggu ekosistem. Kita butuh cara-cara baru agar manusia justru memberi manfaat bagi alam, demi keberlangsungan kehidupan,” tegas Gus Yasin.

Wagub juga menyampaikan secara terbuka bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membutuhkan peran aktif mahasiswa, khususnya yang berada di organisasi strategis seperti DEMA, untuk ikut menyumbangkan gagasan dalam menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Bangun Budaya Aman Sejak Dini, PLN Gelar SINAU LISTRIK untuk Siswa SDN 1 Sugihan

“Tentu kami membutuhkan adik-adik yang saat ini dipercaya memimpin organisasi kemahasiswaan,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Yasin menegaskan bahwa struktur eksekutif mahasiswa sejatinya merupakan miniatur pemerintahan. Di dalamnya, nilai kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga manajemen organisasi ditempa sebagai bekal menjadi pemimpin di tingkat kabupaten, kota, hingga nasional.

Ia menyamakan dinamika DEMA dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan, yang dituntut bekerja berdasarkan kesepakatan bersama, bukan kepentingan pribadi atau sektoral.

“Di pemerintahan itu tidak boleh punya keinginan masing-masing. Harus ada satu kesatuan yang disebut Satu Asa Satu Cita. Itu kunci keberhasilan organisasi dalam menyongsong transformasi,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru