Heri Pudyatmoko Serukan Gerakan Literasi Anti-Hoaks, Libatkan Pemuda Jateng Lawan Disinformasi Era AI

- Reporter

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendesak peluncuran gerakan literasi anti-hoaks secara masif dengan melibatkan pemuda Jateng sebagai garda terdepan dalam melawan disinformasi di era kecerdasan buatan (AI).

Seruan ini disampaikan Heri di tengah maraknya konten manipulatif berbasis AI seperti deepfake, audio cloning dan berita palsu instan yang semakin sulit dibedakan dari fakta asli.

Menurut Heri Pudyatmoko, perkembangan teknologi AI telah mempercepat penyebaran hoaks dan disinformasi, terutama melalui media sosial dan grup percakapan.

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, lebih dari 11.000 konten hoaks teridentifikasi sepanjang 2024, dengan peningkatan sekitar 20% dibanding tahun sebelumnya. Tren ini diprediksi semakin masif di 2026 karena kemudahan AI generatif.

Baca Juga :  Gus Yasin Dorong Alumni Alste Sumbang Gagasan Strategis untuk Jateng

Di Jawa Tengah sendiri, Diskominfo Provinsi rutin melaporkan hoaks terkait isu nasional dan lokal. Seperti hoaks bansos, ijazah palsu, serta informasi palsu mengatasnamakan pejabat daerah (misalnya hoaks terbaru 2 Februari 2026 tentang situs web palsu Dinas terkait).

“Pemuda Jateng, khususnya Gen Z yang melek teknologi, harus menjadi motor penggerak gerakan ini. Mereka bukan hanya pengguna, tapi juga penjaga kebenaran di ruang digital. Tanpa literasi anti-hoaks yang kuat, disinformasi bisa memicu polarisasi, konflik sosial, bahkan mengancam persatuan bangsa,” terang Heri.

Ia menekankan bahwa literasi digital tidak cukup hanya teknis. Melainkan harus mencakup etika, verifikasi fakta dan nilai budaya agar teknologi “memanusiakan manusia” bukan sebaliknya.

Heri mengusulkan kolaborasi antara DPRD Jateng, Pemprov melalui Diskominfo dan Dinas Pendidikan, sekolah/universitas, serta komunitas pemuda seperti Karang Taruna, HIPMI Muda dan organisasi kepemudaan lainnya.

Baca Juga :  Solar Industri Naik Tajam, Gubernur Luthfi Kawal Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat
Ilustrasi AI, Fotor: Shutterstock

Program bisa berupa workshop verifikasi informasi, kampanye “Cek Dulu Sebelum Share”, pelatihan deteksi deepfake dan integrasi literasi digital ke kurikulum sekolah serta kegiatan ekstrakurikuler.

“Kita punya kekuatan pemuda yang adaptif cepat dengan AI, tapi tanpa kesadaran kritis, mereka justru jadi korban atau penyebar hoaks. Gerakan ini harus masif, dari desa hingga kota, agar Jateng jadi provinsi contoh literasi digital nasional,” tambahnya.

Heri mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam membabat hoaks di internet. Heri menambahkan, pemuda Jateng harus mampu melek teknologi serta cerdas dan bertanggung jawab di era disinformasi AI.***

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru