Gus Yasin Pastikan Warga Pati Tetap Terlayani Normal Pasca OTT Bupati

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, memastikan penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Pati berlangsung dengan lancar dan kondusif, pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) bupati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gus Yasin, sapaan akrabnya mengatakan, kabar mengenai OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Sudewo, didengarnya melalui media.

“Kami baru mendengar lewat media, bahwa memang ada OTT terkait Bupati Pati. Kita sama-sama menunggu bagaimana nanti dari KPK memberikan penjelasan,”katanya kepada media, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, usai melantik Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa 20 Januari 2026.

Baca Juga :  Wagub Jateng Dorong Gerakan Hijau di Waduk Mrica Banjarnegara untuk Cegah Sedimentasi

Dia menegaskan, pemerintah Jawa Tengah mendukung KPK dalam hal penegakan hukum. Pemprov juga menghormati langkah yang ditempuh KPK, selama proses hukum berlangsung.

“Kita masih nunggu semua, kita hormati proses-proses itu, kita enggak bisa ngapa-ngapain selama masih belum ada pengumuman resmi dari KPK,” tegasnya.

Atas nama Gubernur, Gus Yasin juga mengimbau kepada kepala daerah di Jawa Tengah khususnya, untuk menghindari tindakan korupsi.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas, dan tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi,” lanjutnya.

Terkait penanganan banjir di Pati, Gus Yasin juga memastikan tidak terganggu meskipun bupatinya berurusan dengan KPK. Menurutnya kebutuhan masyarakat terdampak banjir tetap teratasi dengan baik.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-179 Boyolali, Sumarno Serukan Pelestarian Budaya dan Alam

“Pelayanan berupa pasokan makanan, obat-obatan untuk masyarakat korban banjir di Pati akan tetap berjalan normal,” imbuhnya.

Untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah, masyarakat dipersilakan menghubungi aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni. Termasuk korban banjir yang stroke, hamil, dan lansia, akan tertangani melalui petugas yang diturunkan oleh dinas kesehatan.

“Kami juga mengumumkan bahwa jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak tertangani terkait banjir ini,” ujarnya.***

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Prioritaskan Perbaikan Tanggul Jebol, Rob Tayu Segera Ditangani
Jateng Prioritaskan Jalur Wisata dan Sentra Ekonomi Baru Lewat Inpres Jalan Daerah
Kebut Nila Salin 72 Ribu Hektare, Luthfi Telepon Menteri Saat Rembug Pembangunan
Gubernur Luthfi Minta Nelayan Laporkan Pungli, Semua Perizinan Diberikan Gratis
Jyotsna Perkuat Kampanye Sehat di Momentum International Yoga Day
Libatkan 150 Penari, Sendratari Ceng Ho Pukau Penonton di Semarang
SP Persada IV Dorong Perpu Migas, Mahasiswa Diajak Kawal Swasembada Energi
Pesepeda Susuri Situs Bersejarah dalam Jasirah Heritage Cycling 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Ahmad Luthfi Prioritaskan Perbaikan Tanggul Jebol, Rob Tayu Segera Ditangani

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:08 WIB

Jateng Prioritaskan Jalur Wisata dan Sentra Ekonomi Baru Lewat Inpres Jalan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 19:11 WIB

Kebut Nila Salin 72 Ribu Hektare, Luthfi Telepon Menteri Saat Rembug Pembangunan

Senin, 22 Juni 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Luthfi Minta Nelayan Laporkan Pungli, Semua Perizinan Diberikan Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:03 WIB

Jyotsna Perkuat Kampanye Sehat di Momentum International Yoga Day

Berita Terbaru