Produk Nasabah PNM Jadi Bantuan Pangan bagi Korban Bencana di Sumatera

- Reporter

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PNM bersama nasabah menyalurkan bantuan pangan sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera, Senin (29/12/2025).

PNM bersama nasabah menyalurkan bantuan pangan sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera, Senin (29/12/2025).

Jakarta – Di tengah keterbatasan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat secercah harapan hadir dari tangan-tangan sederhana para pelaku usaha ultra mikro.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, kali ini dengan melibatkan langsung para nasabahnya.

Bukan sekadar bantuan logistik, yang disalurkan adalah hasil jerih payah para ibu pelaku usaha. Lebih dari 2.000 paket abon kemasan produksi nasabah PNM dari Serang serta rendang siap saji buatan nasabah PNM Padang dikirimkan ke lebih dari 10 titik distribusi, mulai dari posko pengungsian, dapur umum, hingga rumah-rumah nasabah PNM Mekaar di Aceh Tamiang.

Bantuan ini menjadi wujud nyata semangat dari nasabah untuk nasabah, sebuah solidaritas yang tumbuh dari rasa senasib dan kepedulian yang sama.

Hani Susanti, nasabah PNM asal Serang yang mengelola usaha abon kemasan siap saji, mengaku tak kuasa menyembunyikan rasa harunya saat diajak terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.

Baca Juga :  Raih Predikat GOLD, GITET New Ujungberung dan GI Rancakasumba Jadi Rujukan Keamanan Nasional

“Sebagai pelaku usaha kecil, saya tidak pernah membayangkan produk dari dapur kami bisa sampai ke saudara-saudara di Aceh. Saya merasa bersyukur bisa ikut membantu. Semoga abon ini dapat sedikit menguatkan mereka di tengah kondisi yang sulit,” tutur Hani dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Hal serupa dirasakan Ningsih, nasabah PNM dari Padang yang menjalankan usaha rendang siap saji. Baginya, kabar bencana bukan sekadar berita, melainkan panggilan untuk saling menopang.

“Ketika mendengar ada sesama nasabah PNM yang terdampak banjir dan longsor, kami merasa terpanggil. Lewat usaha yang kami miliki, kami ingin berbagi. Rendang ini mungkin sederhana, tapi kami berharap bisa memberi tenaga dan semangat bagi mereka yang sedang berjuang,” ujar Ningsih.

Ia menambahkan, kebersamaan yang dibangun PNM melampaui hubungan pembiayaan semata.

“PNM mengajarkan kami untuk tidak hanya tumbuh sendiri, tetapi juga saling menguatkan. Di saat sulit seperti ini, rasa kebersamaan itu terasa sangat nyata,” katanya.

Baca Juga :  Jawa Tengah Dilirik Pakistan untuk Investasi Kopi, Pendidikan, dan Kesehatan

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa keterlibatan nasabah dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari nilai yang terus dijaga PNM.

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami masyarakat Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dalam upaya membantu pemulihan, kami melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha makanan siap saji. Lebih dari 2.000 produk abon dan rendang karya Ibu Hani dan Ibu Ningsih telah disalurkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pangan sekaligus menguatkan semangat bagi para penyintas,” ujar Dodot.

Lebih dari sekadar makanan, yang dibawa adalah rasa peduli keinginan untuk memastikan bahwa di tengah keterbatasan, tak ada yang berjalan sendirian. Sebagai satu keluarga besar, PNM dan para nasabahnya memilih untuk terus hadir, saling menjaga, dan tumbuh bersama.***

Berita Terkait

Kaligrafi MTQ Nasional XXXI Menguak Kembali Sejarah Seni Lukis Islami di Semarang
MTQ Nasional XXXI di Jateng Satukan Perbedaan dalam Semangat Perdamaian
Tak Sekadar Meriah, MTQ Nasional XXXI di Jateng Tinggalkan Kesan Mendalam
MTQ Nasional XXXI Satukan 37 Provinsi, Jateng Pancarkan Pesan Kedamaian
Dewan Hakim MTQ Nasional Dikukuhkan, Menag Bidik Standar Penilaian Kelas Dunia
Menag: MTQ Nasional Jadi Bukti Keberagaman Indonesia Bisa Bersatu
Antisipasi Penerbangan Terganggu, Taj Yasin Siapkan Transit Alternatif Kafilah MTQ
59 Ribu Warga Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Nilai Jateng Progresif dan Inovatif

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:44 WIB

Kaligrafi MTQ Nasional XXXI Menguak Kembali Sejarah Seni Lukis Islami di Semarang

Senin, 14 September 2026 - 12:48 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Satukan Perbedaan dalam Semangat Perdamaian

Minggu, 13 September 2026 - 11:01 WIB

Tak Sekadar Meriah, MTQ Nasional XXXI di Jateng Tinggalkan Kesan Mendalam

Minggu, 13 September 2026 - 10:52 WIB

MTQ Nasional XXXI Satukan 37 Provinsi, Jateng Pancarkan Pesan Kedamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:37 WIB

Dewan Hakim MTQ Nasional Dikukuhkan, Menag Bidik Standar Penilaian Kelas Dunia

Berita Terbaru