Heri Pudyatmoko Tekankan Peran Puskesmas dalam Menekan Kematian Ibu dan Bayi

- Reporter

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id – Upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Jawa Tengah terus menjadi perhatian serius. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong penguatan puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar agar target penurunan AKI dan AKB dapat tercapai secara berkelanjutan.

Heri menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru, AKI di Jawa Tengah pada 2024 masih tercatat ratusan kasus. Meski pada awal 2025 mulai terlihat tren penurunan di sejumlah kabupaten/kota, tantangan masih cukup besar, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Penguatan puskesmas sangat diperlukan, karena rasio puskesmas terhadap jumlah penduduk menjadi indikator penting dalam menjamin akses layanan kesehatan primer,” ujar Heri.

Ia menegaskan peran Dinas Kesehatan sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) pelaksana utama urusan kesehatan wajib. Saat ini, Jawa Tengah memiliki sekitar 888 puskesmas yang melayani jutaan penduduk. Menurut Heri, penguatan puskesmas harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, pemenuhan tenaga medis, hingga penguatan program deteksi dini risiko kehamilan.

Baca Juga :  Pemerintah Perluas Jangkauan Operasi Pasar, Gus Yasin: Masyarakat Diuntungkan

Heri menilai, sebagian besar kasus kematian ibu dan bayi sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan kehamilan secara rutin di puskesmas. Penanganan dini terhadap faktor risiko seperti hipertensi, pendarahan, dan infeksi menjadi kunci utama dalam menekan angka kematian.

“Dengan puskesmas yang kuat, dampaknya akan langsung terasa pada penurunan AKI dan AKB. Selain itu, pemanfaatan jaminan kesehatan, termasuk Jamkesda, juga akan meningkat,” katanya.

Selain aspek layanan, Heri juga menekankan pentingnya akreditasi puskesmas dan rumah sakit binaan guna menjamin standar pelayanan yang lebih baik. Ia mendorong percepatan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya terkait program Speling atau dokter spesialis keliling, serta penguatan mentoring klinis agar puskesmas lebih siap menangani kasus kehamilan berisiko tinggi.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas 289 Persen

“Koordinasi dengan pusat perlu dipercepat supaya puskesmas semakin siap dalam penanganan kasus risiko tinggi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Heri juga mendorong alokasi anggaran yang lebih optimal untuk rehabilitasi puskesmas, terutama di daerah tertinggal. Menurutnya, pemerataan kualitas layanan kesehatan menjadi faktor penting dalam menurunkan kesenjangan AKI dan AKB antarwilayah.

“Ini bagian dari komitmen bersama untuk melindungi kesehatan ibu dan anak, sekaligus selaras dengan target pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Jawa Tengah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Heri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan puskesmas, tidak hanya sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai pusat promosi dan edukasi kesehatan keluarga.

“Dengan puskesmas yang kuat dan dimanfaatkan secara optimal, kita bisa mewujudkan generasi Jawa Tengah yang sehat sejak dini,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru