Ahmad Luthfi ke Diaspora Jateng: Jangan Lepas Tradisi, Bawa Pulang Ilmu untuk Daerah

- Reporter

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak diaspora masyarakat Jawa Tengah yang tinggal di Jakarta agar membangun membangun kampung masing-masing.

Hal itu disampaikan saat acara “Gubernur Menyapa, Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah” di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu, 6 Desember 2025.

Acara tersebut dihadiri ratusan warga asal Jawa Tengah yang merantau di Jabodetabek, mulai dari mahasiswa, pekerja formal, sampai pekerja informal.

“Jadi Bapak-bapak dan Adik-adik sekalian, Anda tidak menjadi raja rimba kalau belum menaklukkan Jawa Tengah dengan pulang kampung membangun kampung. Itu penting. Sehebat-hebatnya kita di negeri orang, Anda lebih hebat untuk diri Anda dan keluarga Anda, serta masyarakat di mana Anda dilahirkan,” kata Ahmad Luthfi saat mengawali dialog.

Gubernur menjelaskan, apa pun yang didapatkan di perantauan merupakan bagian dari investasi bagi wilayah masing-masing. Maka keterlibatan masyarakat perantauan dalam membangun wilayah agar tidak mengubah adat istiadat. Salah satu ciri khas masyarakat Jawa Tengah adalah tindak-tanduk dan tata krama yang selalu dijunjung tinggi.

Baca Juga :  Bertemu Menteri Ekraf, Ahmad Luthfi Berkomitmen Kembangkan Ekonomi Kreatif di Jateng

“Jangan hilangkan tradisi di wilayah karena membangun Jawa Tengah dasarnya adalah kekerabatan, gotong royong, dan tepa salira. Itu yang menjadi nyawanya Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Dikatakan, kebersamaan itu juga yang dijadikan landasan dalam pembangunan di Jawa Tengah. Semua elemen masyarakat dilibatkan tanpa ada yang ditinggal, tanpa ada ego sektoral. Kolaborasi menjadi hal penting karena ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh daerah.

“Pada saat kita di pemerintahan, pada saat kita di wilayah, dan lain sebagainya, di situ akan kita jumpai kasus-kasus yang sangat heterogen dan banyak sekali. Itu tidak bisa diselesaikan sendiri, harus berjenjang, berlanjut, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ahmad Luthfi juga menyampaikan rasa bangga dengan warga Jawa Tengah di perantauan. Di antaranya karena memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.

“Para perantau kita adalah duta-duta investasi bagi Jawa Tengah. Jadi apapun di perantauan adalah kembali ke wilayah masing-masing,” katanya.

Baca Juga :  PLN Siap Laksanakan RUPTL 2025-2034 untuk Tingkatkan Investasi, Serap Tenaga Kerja dan Perkuat Ekonomi mikro

Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Di antaranya bantuan pendidikan dari Baznas Jateng kepada 100 mahasiswa asal Jawa Tengah, dan beberapa bantuan simbolis KUR kepada pelaku UMKM asal Jawa Tengah.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, mengatakan, diaspora masyarakat Jawa Tengah di perantauan merupakan potensi luar biasa untuk membangun Jawa Tengah.

Banyak program yang sebenarnya dapat dikolaborasikan antara Pemprov Jateng dengan masyarakat perantauan, hanya saja koneksitas dengan pengambil kebijakan belum begitu kuat sehingga butuh peningkatan.

Menurutnya, Ngobrol Bareng Gubernur Jawa Tengah ini momen yang luar biasa, untuk memberikan informasi bagaimana pembangunan Jawa Tengah setelah satu tahun ini

“Sekarang ini momentum untuk memberikan informasi yang lebih detail, agar fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan bersama oleh diaspora dari Jawa Tengah di manapun berada. Bisa kami koordinir lebih dahsyat. Membawa investasi juga bisa, membawa kepintaran dan koneksitas di Indonesia juga bisa,” katanya.*

Berita Terkait

Menko Polkam Kunjungi Doha, Wakili Indonesia Sampaikan Duka atas Wafatnya Sheikh Hamad
Menko Polkam: Proses Hukum Kasus Korupsi Dijamin Profesional dan Tanpa Intervensi
Jateng Jadi Percontohan CNG, Ahmad Luthfi Bidik Kurangi Ketergantungan Elpiji 3 Kg
Kunjungi Rindam I/Bukit Barisan, Menko Polkam Bekali Siswa Dikmaba dan Calon Manajer KDKMP
Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi di Ruang Digital
Menko Polkam: Natuna adalah Etalase Indonesia, Prajurit Harus Jaga Kehormatan Bangsa
BAMAGNAS Usulkan Penguatan Pelayanan Keagamaan, Komisi VIII DPR RI Beri Dukungan
HPN Awards 2026 Berlangsung Meriah, Delapan Tokoh Terima Penghargaan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:19 WIB

Menko Polkam Kunjungi Doha, Wakili Indonesia Sampaikan Duka atas Wafatnya Sheikh Hamad

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:44 WIB

Menko Polkam: Proses Hukum Kasus Korupsi Dijamin Profesional dan Tanpa Intervensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:43 WIB

Jateng Jadi Percontohan CNG, Ahmad Luthfi Bidik Kurangi Ketergantungan Elpiji 3 Kg

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:38 WIB

Kunjungi Rindam I/Bukit Barisan, Menko Polkam Bekali Siswa Dikmaba dan Calon Manajer KDKMP

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi di Ruang Digital

Berita Terbaru