BGN Pertegas MBG Door to Door untuk Ibu Hamil, Targetkan Stunting Solo Raya Turun 30 Persen

- Reporter

Jumat, 28 November 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar bimbingan teknis untuk pemenuhan gizi pencegahan stunting di wilayah Solo Raya pada Jumat (28/11/2025) siang.

Diikuti oleh ratusan pengawas Satuan Penyediaan Pemenuhan Gizi (SPPG), bimbingan teknis langsung dipimpin oleh Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN) dijabat oleh Brigjen (Purn) Suardi Samiran di Hotel Novotel Solo.

Dalam pemaparannya, Suardi menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan sejak janin berada di dalam kandungan. Dan selama 1.000 hari, pemenuhan gizi bagi ibu hamil sampai dengan bayi telah lahir bakal menjadi tanggung jawab SPPG di wilayah tempat tinggal ibu hamil tersebut.

Ditemui awak media usai kegiatan, Suardi menjelaskan bahwa BGN bakal segera menggenjot program makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu hamil tersebut secepatnya.

“Tadi sudah saya jelaskan bahwa tugas utama mereka untuk mencari data dan fakta ke pos-posyandu terutama penerima manfaatnya itu kan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Kalau mereka tidak dapat data itu dan hanya mengirim kepada yang sudah besar ya berarti (program) tidak tepat sasaran,” tegas Suardi.

Baca Juga :  Kasus Campak Meningkat, Pemprov Jateng Gencarkan Deteksi Dini dan Imunisasi

Meski di wilayah Solo Raya, program yang baru berjalan adalah MBG untuk siswa sekolah. Suardi juga mendesak semua SPPG yang telah beroperasi untuk segera melaksanakan program pencegahan stunting tersebut.

“Ini makanya tadi harus tepat sasaran, karena penyebab stunting itu justru di momen ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita. Seperti yang saya sampaikan 1.000 hari sejak janin sampai anak berusia 3 tahun,” lanjutnya.

Suardi juga melanjutkan bahwa program MBG tersebut nantinya akan langsung menyasar ke penerima manfaat setiap hari atau door to door yang disalurkan oleh SPPG terdekat dari alamat penerima manfaat.

Baca Juga :  Jateng Hadirkan 150 Kecamatan Berdaya untuk Wujudkan Pembangunan Merata

“Memang sejak awal program MBG, program ini juga sudah dimulai. Cuma kali ini semakin dipertegas,” kata dia.

Ia menjelaskan, untuk SPPG akan menyalurkan MBG kepada penerima manfaat pencegahan stunting berbeda jumlah satu sama lain. Hal itu disebut Suardi menyesuaikan data ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita yang tercatat di masing-masing posyandu.

“Tergantung jumlah yang diterima posyandu masing-masing dari satu SPPG. Satu SPPG nanti bisa menerima 4-5 posyandu, kalau yang tahu jumlah pastinya nanti kepala SPPG setempat,” urainya.

Untuk target MBG ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Suardi menegaskan bahwa dari BGN menargetkan penurunan penurunan 30 persen di wilayah Solo Raya.

“Minimal kontribusinya di atas 30 persen menurunkan angka stunting. Kalau di bawah itu ya percuma,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru