Jateng Prioritaskan Swasembada Pangan pada 2026

- Reporter

Kamis, 20 November 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Penurunan dana transfer ke daerah tidak mengubah arah program prioritas Pemprov Jateng pada 2026. Seluruh agenda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap menjadi fokus utama.

“Terkait adanya transfer ke daerah, tidak ada perubahan terhadap program prioritas. Program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tetap diutamakan,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kamis, 20 November 2025.

Gubernur menyampaikan hal itu usai menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng.

Gubernur menegaskan fokus pembangunan tahun depan tetap mengarah pada ketahanan pangan.

Kesepakatan tersebut menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD 2026 yang menunjukkan tren positif, meski di tengah tantangan penurunan dana transfer.

Dijelaskan, dalam rancangan yang disetujui, berbagai indikator ekonomi Jateng mencatatkan penguatan. Pada triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,37%, naik dari 4,93% pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Tegaskan Rumah Dinas untuk Kegiatan Rakyat dan Organisasi Kemasyarakatan

Berdasarkan capaian itu, kata Gubernur, Pemprov Jateng memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 berada di kisaran 5–6 persen, dengan inflasi yang terjaga di angka 2,86%.

Indikator kesejahteraan juga menunjukkan perbaikan. Persentase penduduk miskin turun menjadi 9,48%. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun dari 4,78% menjadi 4,66%. Tren ini dinilai menjadi fondasi kuat dalam prioritas pembangunan 2026.

Di sisi fiskal, pendapatan daerah ditargetkan naik 3,04% menjadi Rp 23,74 triliun, sementara belanja daerah direncanakan lebih efisien dengan penurunan 2,79%.

Pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp 414,5 miliar, yang terdiri dari penerimaan Rp 484,5 miliar dan pengeluaran Rp 70 miliar. Pemprov juga memperkuat strategi PAD melalui digitalisasi pembayaran pajak, optimalisasi aset, dan peningkatan layanan Samsat.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menjelaskan, penyesuaian anggaran tahun depan dipengaruhi penurunan dana transfer pusat.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Pastikan Tanggul Bremi Diperbaiki, Normalisasi Jadi Solusi Utama

“Prioritas anggaran tahun ini masih mengacu pada visi Gubernur untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional. Namun jumlah anggaran memang turun karena adanya penurunan dana transfer sekitar Rp1,52 triliun,” ujar Sumanto.

Menurutnya, total anggaran yang sebelumnya Rp 24,48 triliun kini berada di kisaran Rp 23,16 triliun.
Terkait sektor pertanian, ia menyebut perlu pembahasan lanjutan.

“Memang belum maksimal karena ada penurunan pada sektor-sektor prioritas yang terkait visi Gubernur. Nantinya perlu ada penambahan dalam pembahasan lanjutan,” jelasnya.

Sumanto menambahkan, sebagian besar sektor mengalami penurunan mengikuti total anggaran.

“Dampaknya memang membuat program-program tidak bisa berjalan maksimal. Namun kemungkinan akan ada program pusat yang turut membiayai,” katanya.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Jateng juga menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 sebagai bagian dari agenda legislasi daerah.*

Berita Terkait

Annitho Aswaja Gelar Silaturahmi Nasional Perdana di Jateng
Marak Tambang Ilegal, Ahmad Luthfi Ajak KPK Benahi Tata Kelola Pertambangan
BBM Non Subsidi Naik, Ahmad Luthfi Siapkan Langkah Cegah Harga Pangan Melonjak
Ruas Jepara-Keling Segera Dibeton, Mobilitas Warga dan Distribusi Barang Kian Lancar
Gubernur Jateng Ajak Ulama Aktif Redam Disinformasi dan Konflik Sosial
Jateng Jadi Juara CKG Nasional, Layanan Speling Dipuji Pemerintah Pusat
Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas
Dorong Gemar Makan Ikan, TP PKK Jateng Latih Olahan Lele bagi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:12 WIB

Annitho Aswaja Gelar Silaturahmi Nasional Perdana di Jateng

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:39 WIB

BBM Non Subsidi Naik, Ahmad Luthfi Siapkan Langkah Cegah Harga Pangan Melonjak

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:30 WIB

Ruas Jepara-Keling Segera Dibeton, Mobilitas Warga dan Distribusi Barang Kian Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:57 WIB

Gubernur Jateng Ajak Ulama Aktif Redam Disinformasi dan Konflik Sosial

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:47 WIB

Jateng Jadi Juara CKG Nasional, Layanan Speling Dipuji Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Perum BULOG mendorong penguatan peran perguruan tinggi dalam ekosistem pangan nasional melalui program BULOG Campus Preneur. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Dorong Campus Preneur Jadi Model Kolaborasi Kampus

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:23 WIB