Jateng Hadirkan 150 Kecamatan Berdaya untuk Wujudkan Pembangunan Merata

- Reporter

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan 150 lokasi untuk proyek percontohan (pilot project) Program Kecamatan Berdaya di 35 kabupaten/kota.

Rencananya, pilot project tersebut akan diluncurkan secara serentak oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada 30 Oktober 2025.

“Nanti akan dilakukan launching (peluncuran) untuk seluruh Kecamatan Berdaya. Rencananya akan dipusatkan di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, kemudian di masing-masing kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermasdesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, Tri Harso Widhirahmanto, usai laporan progres kecamatan berdaya kepada Gubernur Ahmad Luthfi, Selasa, 28 Oktober 2025.

Penetapan 150 pilot project tersebut merupakan tindak lanjut dari penetapan petunjuk teknis dan surat keputusan (SK) tim pembina terkait program Kecamatan Berdaya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  MTQ Nasional XXXI di Semarang Siap Jadi Etalase Harmoni dan Toleransi Indonesia

Dikatakan dia, rapat koordinasi untuk menyusun rencana tindak lanjut tahun 2026-2030 juga sudah dilakukan. Koordinasi itu dilakukan bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat, yakni Bappeda, DP3AKB, Disporapar, Dinas Sosial, dan Dispermasdes.

Harso menjelaskan, ada setidaknya empat fokus bidang yang dilaksanakan di Kecamatan Berdaya. Di antaranya Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) yang sudah terbentuk sebanyak 149 unit, Zilenial yang sudah bergerak melalui kartu zilenial, pelayanan kesejahteraan sosial disabilitas dan lansia, dan pengembangan sport center.

“Semua sudah dilakukan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing koordinator bidang. Seperti RPPA sudah dibentuk. Kemudian juga sudah mulai dilatih untuk paralegal apabila ada kekerasan maupun aduan masyarakat terkait tindak kekerasan terhadap perempuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Serentak Bersih-Bersih, 35 Kabupaten/Kota Dukung Gerakan ASRI

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, Kecamatan Berdaya dibentuk untuk memangkas rentang kendali antara provinsi ke desa yang cukup jauh. Sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Provinsi, program yang ada di Kecamatan Berdaya juga harus menyentuh langsung semua elemen masyarakat tanpa ada yang tertinggal. kecamatan Berdaya juga menjadi program prioritas yang dia usung bersama Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Program Kecamatan Berdaya itu sasarannya desa-desa di kecamatan itu, jadi harus disesuaikan dengan potensi wilayah,” katanya.*

Berita Terkait

Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan
Gibran dan Ahmad Luthfi Cek Pasien Dugaan Keracunan MBG di Batang
Wagub Taj Yasin Ingin Anak Muda Jateng Jadi Pencipta Inovasi Berbasis AI
GTR Ultra 2026 Hadirkan 900 Pelari, Jelajahi Gunung Gajah hingga Telomoyo dan Kendil
Gus Yasin Apresiasi 10.000 Dosis Vaksin Gratis untuk Pertahankan Jateng Bebas Rabies
Sekda Jateng Apresiasi Borobudur 100, Event Lari Sekaligus Galang Donasi Sosial
Sekolah Kemitraan Buka 5.004 Kursi Gratis, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:35 WIB

Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton

Senin, 28 September 2026 - 19:46 WIB

884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Senin, 28 September 2026 - 14:52 WIB

Gibran dan Ahmad Luthfi Cek Pasien Dugaan Keracunan MBG di Batang

Minggu, 27 September 2026 - 13:37 WIB

Wagub Taj Yasin Ingin Anak Muda Jateng Jadi Pencipta Inovasi Berbasis AI

Minggu, 27 September 2026 - 13:28 WIB

GTR Ultra 2026 Hadirkan 900 Pelari, Jelajahi Gunung Gajah hingga Telomoyo dan Kendil

Berita Terbaru