Taj Yasin Turun Langsung Pantau Rumah Pompa Semarang, Pastikan Banjir Cepat Tertangani

- Reporter

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Terus mengupayakan penanganan banjir bersama gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Meimon (Gus Yasin), meninjau situasi di rumah pompa di Kali Sringin dan Kali Tenggang, Kota Semarang, Senin 27 Oktober 2025. Wagub ingin memastikan pompa-pompa berfungsi dengan baik dan air dapat dibuang ke kolam retensi di kawasan tersevut.

Dalam peninjauan, Taj Yasin mengatakan kolam retensi tepatnya di Terboyo dan Sriwulan sudah berfungsi, namun masih belum optimal karena sistem pembuangan air belum dilengkapi pompa.

“Memang sudah berfungsi, namun belum maksimal karena saluran pembuangannya belum ada—pompanya belum terpasang,” ujar Taj Yasin didampingi Asisten II Setda Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pusdataru dan Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng serta pengampu terkait.

Adapun total pompa yang operasional di Rumah Pompa Kali Sringin serta pompa portable untuk membantu, bekerja menyedot 6.570 liter per second.

Ia menjelaskan, persoalan ini telah menjadi pekerjaan rumah sejak Mei lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempercepat pengadaan pompa baru.

Baca Juga :  Bupati Cek Progres Proyek Pagar Gedung Pertemuan Sukoharjo, Diharap Selesai Secepatnya

“Kita segera koordinasi dengan Kementerian PU ya untuk mempercepat pengadaan pompa. Setelah itu, kita baru berupaya mencari pompanya, karena pompa milik Pemprov maupun BBWS saat ini sudah difokuskan untuk menyedot air di darat agar bisa dibuang ke laut,” jelasnya.

Menurutnya, apabila kondisinya belum tertangani dengan baik maka opsi meminjam pompa tambahan dari daerah sekitar Kota Semarang seperti Demak.

“Kalau memang sangat dibutuhkan, kita bisa minta bantuan dari Demak atau daerah tetangga untuk meminjam pompa tambahan agar air bisa segera dibuang ke laut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wagub menyebutkan kolam retensi sudah mampu menampung air hujan, namun pengendaliannya masih harus ditingkatkan. Saat ini, pompa belum dioperasikan karena intensitas hujan masih tinggi.

“Kekhawatiran kita, jika air ini disedot terlalu cepat, justru bisa menyebabkan luapan di Sungai Tenggang. Karena itu, saya sudah memerintahkan tim dari Pusdataru dan BPBD untuk mencari bantuan pompa tambahan di pintu keluar kolam resapan menuju laut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Berdasarkan data BBWS Pemali Juana, total kapasitas pompa yang dikerahkan di empat titik utama penanganan banjir di Kota Semarang — Sringin, Terboyo, Tenggang, dan Pasar Waru — mencapai 30.360 liter per detik.

Di Rumah Pompa Sringin, terdapat dua pompa eksisting dan dua pompa hasil peremajaan berkapasitas masing-masing 2.000 liter per detik, serta satu pompa apung berkapasitas serupa, dengan total 10.000 liter per detik.

Untuk kawasan Terboyo, penanganan dilakukan oleh sejumlah BBWS dengan total kapasitas 6.570 liter per detik, termasuk dukungan dari BBWS Serayu Opak, Cimanuk Cisanggarung, Bengawan Solo, Brantas, dan Ciliwung Cisadane.

Sementara itu, di Kawasan Kali Tenggang, tersedia pompa eksisting dan pompa apung berkapasitas besar ditambah bantuan mobile pump dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, dengan total 10.250 liter per detik.

Adapun di Pasar Waru, pengendalian dilakukan dengan satu pompa eksisting berkapasitas 2.000 liter per detik, satu pompa submersible, serta beberapa mobile pump dari DPU Kota Semarang, dengan total kapasitas 3.540 liter per detik.*

Berita Terkait

Naik Vespa, Gus Yasin Tempuh 30 Km Hadiri Halalbihalal Warga Genuk
Peluang Kerja Terbuka, Jateng Latih Pemandu Wisata Gunung Profesional
Heri Pudyatmoko: Pemberdayaan Perempuan Kunci Utama Ketahanan Keluarga
Dukung Keberlangsungan Pembangunan, Waka DPRD Jateng Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Kepengurusan Baru KAI Jateng Siap Jawab Tantangan Zaman
Heri Pudyatmoko Dorong Pelestarian Media Tradisional sebagai Sarana Edukasi Masyarakat
Gus Yasin Dorong Alumni Alste Sumbang Gagasan Strategis untuk Jateng
JQH Jateng Dukung Sukses Pelaksanaan dan Prestasi MTQ Nasional XXXI

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:55 WIB

Naik Vespa, Gus Yasin Tempuh 30 Km Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

Minggu, 19 April 2026 - 17:25 WIB

Peluang Kerja Terbuka, Jateng Latih Pemandu Wisata Gunung Profesional

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Heri Pudyatmoko: Pemberdayaan Perempuan Kunci Utama Ketahanan Keluarga

Minggu, 19 April 2026 - 14:25 WIB

Kepengurusan Baru KAI Jateng Siap Jawab Tantangan Zaman

Minggu, 19 April 2026 - 09:54 WIB

Heri Pudyatmoko Dorong Pelestarian Media Tradisional sebagai Sarana Edukasi Masyarakat

Berita Terbaru