Sekda Jateng Apresiasi FK UNDIP, Ajak Dunia Pendidikan Kedokteran Lebih Inklusif

- Reporter

Minggu, 5 Oktober 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyoroti pentingnya peran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP) dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga medis di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat menghadiri ajang lari amal “Medica Run: Run for Charity” yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-64 FK UNDIP, di kawasan kampus FK UNDIP, Minggu 5 Oktober 2025.

Sumarno mengatakan, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam hal jumlah dan distribusi tenaga medis. Menurutnya, dengan kapasitas pendidikan kedokteran saat ini, kebutuhan dokter umum maupun spesialis baru bisa terpenuhi sekitar tiga dekade ke depan. Ia berharap FK UNDIP bisa menjadi salah satu motor penggerak untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter di Tanah Air.

“Kebutuhan dokter di Indonesia masih jauh dari cukup. Kalau dengan produksi dokter yang sekarang, bisa sampai 30 tahun baru terpenuhi,” ujar Sumarno.

“Kami berharap FK UNDIP bisa berperan lebih aktif dalam mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan di Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga :  Jateng Ajak Santri Optimalkan Lahan Pesantren untuk Ketahanan Pangan

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan pendidikan kedokteran lebih inklusif dan ramah bagi masyarakat. Menurutnya, FK UNDIP harus mampu mengubah pandangan bahwa kuliah kedokteran hanya bisa diakses kalangan tertentu.

“Masuk kedokteran bukan sesuatu yang mahal atau menakutkan. Fakultas kedokteran harus bisa hadir lebih ramah di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sumarno turut mengapresiasi inisiatif FK UNDIP yang memadukan olahraga dan aksi sosial dalam kegiatan Medica Run. Menurutnya, olahraga seperti ini bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial.

“Kegiatan olahraga seperti Medica Run ini adalah salah satu upaya kami dari Pemprov Jawa Tengah untuk mempromosikan pola hidup sehat. Kalau ingin maju, kita harus mulai dari sehat dulu,” katanya.

Acara Medica Run diikuti sekitar 1.250 peserta, terdiri dari kategori 5K dan 3K Fun Run. Suasana pagi di kampus FK UNDIP berlangsung meriah. Peserta datang dari berbagai kalangan dan usia, beberapa bahkan membawa anak menggunakan stroller, sementara yang lain tampil nyentrik dengan kostum unik bertema olahraga dan kesehatan.

Baca Juga :  Lewat Sehelai Kain, Nawal Yasin Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Guru PAUD

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga membawa misi sosial. Sebagian hasil pendaftaran disalurkan untuk kegiatan amal dan pengabdian masyarakat FK UNDIP, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan RS Nasional Diponegoro (RSND). Pemeriksaan mencakup deteksi dini tumor dan kanker payudara serta edukasi kesehatan preventif bagi warga.

Pesan yang disampaikan Sumarno sejalan dengan komitmen Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen yang terus mendorong penguatan layanan kesehatan dan pemerataan tenaga medis di seluruh daerah.

Melalui kegiatan seperti Medica Run, semangat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat diharapkan semakin nyata untuk mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang sehat, produktif, dan peduli sosial.

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru