Program MBG Didorong untuk Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas di Kabupaten Semarang

- Reporter

Senin, 29 September 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Semarang – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto kembali disosialisasikan di Kabupaten Semarang untuk memperluas penerima manfaat. Sosialisasi program MBG bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi untuk tumbuh kembang yang optimal.

Sosialisasi yang diinisiasi DPR RI dan BGN ini bertempat di Aula Desa Semawon, Kecamatan Pabelan Sabtu (27/9). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang bersepakat untuk mendukung penuh implementasi program strategis nasional tersebut.

Dalam kesempatannya, Anggota Komisi IX DPR RI Muh Haris menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah nyata Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Program MBG diharapkan menjadi ujung tombak dalam membangun generasi sehat. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan, karena tanpa keterlibatan bersama, tujuan besar ini tidak akan tercapai,” ujarnya.

Baca Juga :  Menko Polkam Ingatkan Pejabat Menjaga Integritas dan Kepercayaan Rakyat Setiap Saat

Menambahkan, Tenaga Ahli Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi, menekankan bahwa MBG bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga penguatan ekonomi lokal.

“Program ini mengedepankan produk pangan daerah sehingga mampu mendorong kemandirian sekaligus memperkokoh ketahanan pangan. MBG identik dengan pemberdayaan masyarakat, mulai dari petani hingga pelaku UMKM,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teguh menegaskan bahwa prinsip utama MBG meliputi kecukupan kalori, gizi seimbang, standar higienis, dan keamanan pangan.

“Setiap menu dirancang oleh ahli gizi lokal dengan bahan baku yang tersedia, sehingga manfaatnya optimal dan benar-benar terasa di masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Jadi Responden Pertama, Taj Yasin Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, Camat Pabelan Kabupaten Semarang, Masyudi menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik program ini. Menurutnya, MBG tidak hanya penting bagi anak-anak, namun juga menyentuh kebutuhan ibu hamil dan menyusui.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Setiap proses produksi makanan diawasi secara ketat, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi, sehingga masyarakat mendapat jaminan gizi seimbang dan higienis,” ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat memahami sekaligus mendukung implementasi program MBG di Kabupaten Semarang. Program ini bukan hanya investasi untuk kesehatan generasi masa kini, tetapi juga pondasi bagi lahirnya generasi emas di masa mendatang.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru