Gubernur Luthfi Panen Cabai di Magelang, Dorong Harga Stabil dan Menguntungkan Petani

- Reporter

Senin, 22 September 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi ikut turun ke kebun cabai, menanam dan memetik bersama para petani di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin 22 September 2025

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi ikut turun ke kebun cabai, menanam dan memetik bersama para petani di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin 22 September 2025

MAGELANG – Suasana Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin 22 September 2025 pagi begitu meriah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ikut turun ke kebun cabai, menanam dan memetik bersama para petani.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan CSR kepada koperasi tani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kelompok Tani Kembang Sari menjadi salah satu bukti suksesnya program Ngopeni Tandur Nglakoni Makmur. Tanaman cabai rawit yang ditanam sejak Agustus 2024 kini berumur 275 hari dan sudah 55 kali dipanen dengan frekuensi setiap lima hari sekali.

Selain itu, Koperasi Pancarga Tani Gemilang yang menaungi 2.000 petani dengan luas lahan 600 hektare mampu memproduksi rata-rata 3.000 ton cabai setiap enam bulan. Keberadaan koperasi ini dinilai strategis karena menjaga stabilitas pasokan cabai sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  UMKM Jateng Kian Mendunia, Ekspor Senilai Rp 10,1 Miliar Resmi Dilepas Gubernur Luthfi

Program tersebut juga mendapat dukungan dari PT BPR BKK Jateng (Perseroda) yang menyalurkan kredit murah dengan bunga 7,2% per tahun serta bantuan CSR senilai Rp100 juta. Skema pembiayaan yang langsung disalurkan untuk kebutuhan produksi membuat ekosistem pertanian menjadi lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya menjaga harga cabai tetap menguntungkan petani.

“Kami ingin harga cabai harus tetap ‘pedas’, begitu panen melimpah jangan sampai harganya justru tidak sepedas rasanya. Syukurlah, inflasi Jawa Tengah masih terkendali dan menjadi salah satu yang terbaik secara nasional. Ini berkat kerja sama seluruh pihak, termasuk peran besar petani,” ujarnya.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah provinsi dan pusat.

Baca Juga :  Pemberdayaan Masyarakat, Grup Astra Semarang Wujudkan KBA Tanon yang Aman dan Tangguh

“Kehadiran Pak Gubernur adalah kehormatan dan penyemangat. Cabai di wilayah ini sudah dirintis sejak 10 tahun lalu, semoga upaya kita membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” katanya.

Sementara itu, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Agung Sunusi, menegaskan posisi Kecamatan Pakis sebagai sentra utama cabai nasional.

“Di sini ada Champion Cabe Indonesia yang mengatur pola tanam. Dengan koordinasi lintas daerah, Magelang diharapkan mampu menyuplai wilayah-wilayah yang defisit cabai,” jelasnya.

Momentum panen cabai ini menjadi simbol kolaborasi antara petani, koperasi, BUMD, dan pemerintah. Ke depan, pola serupa diharapkan bisa direplikasi di kabupaten/kota lain di Jawa Tengah, tidak hanya untuk cabai tetapi juga komoditas pertanian lainnya. #ahmadluthfi #tajyasin

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru