Syngenta Seed Indonesia Resmikan Laboratorium Karantina Tumbuhan untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Reporter

Senin, 1 September 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketersediaan benih pertanian yang bermutu tinggi, sehat, dan bebas dari ancaman organisme pengganggu merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Syngenta Seed Indonesia meresmikan Laboratorium Tindakan Karantina Tumbuhan Tertentu, sebuah fasilitas terpadu yang bertujuan memastikan setiap benih yang sampai ke tangan petani memenuhi standar mutu tertinggi dan bebas dari risiko penyebaran hama penyakit tanaman.

Kehadiran dan beroperasinya Laboratorium Karantina ini mendapat dukungan dari Badan Karantina Indonesia (Barantin). Kepala Barantin Sahat M Panggabean menyatakan mendukung perusahaan untuk memiliki fasilitas laboratorium dengan standar karantina demi mendukung produksi dan distribusi produk serta akan membantu proses yang diperlukan perusahaan dalam membangun fasilitas laboratorium karantina mandiri sesuai regulasi.

“Kami mendukung jika ada perusahaan yang mau membangun laboratorium karantina sendiri sesuai ketentuan. Hal itu juga dapat membantu Barantin serta memastikan produksi dan distribusi produk perusahaan jadi lebih teratur. Hal ini adalah wujud dari sinergi antara Pemerintah dan swasta dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional melalui penyediaan benih bermutu tinggi yang bebas dari risiko penyebaran hama penyakit tanaman,” kata Kepala Barantin Sahat M Panggabean.

Badan Karantina Indonesia juga telah menetapkan laboratorium ini sebagai pihak ketiga resmi untuk melakukan tindakan karantina tumbuhan tertentu, mendukung pengendalian risiko penyebaran Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) secara nasional.

Baca Juga :  Kejar Swasembada Pangan 2026, Jateng Andalkan Data dan Intervensi Lapangan

Beroperasinya laboratorium ini mendukung visi dan misi Syngenta di Indonesia untuk memberikan nilai dan inovasi secara tepat waktu dan berkesinambungan, mengutamakan mutu dalam setiap layanan, dan menjalin kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait dalam memenuhi semua persyaratan dan peraturan yang berlaku.

Sebagai bagian penting dalam rantai pasok pertanian nasional, laboratorium karantina ini memberikan manfaat langsung bagi para petani, khususnya petani jagung. Mereka kini dapat memperoleh benih jagung berkualitas tinggi dengan tepat waktu, tepat jumlah, dan aman untuk ditanam di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan menjaga keamanan hayati Indonesia.

“Syngenta berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pertanian yang tangguh, berkelanjutan, dan mampu bersaing di kancah global. Pembangunan laboratorium terpadu ini merupakan langkah strategis kami untuk memastikan petani mendapatkan benih terbaik yang telah melalui proses karantina yang ketat dan terverifikasi,” jelas Christian Bayu, Direktur Syngenta Seed Indonesia.

Laboratorium yang dibangun di atas lahan seluas 2.000 m² ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas utama, antara lain Laboratorium pengujian mutu benih (fisik, fisiologis, dan kemurnian genetik), laboratirum pengujian kesehatan benih yang sudah mendapat izin resmi dari Badan Karantina Indonesia, laboratorium penelitan produksi benih seperti pengujian calon indukan benih, uji tanah, uji polen fertility dan enginering workshop untuk mendukung semua kegiatan operasi produksi benih.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Sukses Buka Rute Kuala Lumpur, Kini Siapkan Penerbangan Singapura, China dan Jeddah

Dalam hal kepatuhan terhadap standar mutu, PT Syngenta Seed Indonesia sudah memperoleh Sertifikasi Penjaminan Mutu dari Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu dari Kementerian Pertanian (SNI ISO 9001:2015), Sertifikat Sistem Mutu dan Manajemen Lingkungan dari Bureau Veritas Indonesia (SNI ISO 9001:2015, ISO 14001:2015), dan sertifikasi sistem manajemen laboratorium penguji dari KAN (ISO17025:2017).

Dengan hadirnya laboratorium ini, petani kini memiliki akses terhadap produk benih yang terjamin kualitasnya, keamanan biologis yang teruji, serta distribusi benih yang lebih cepat dan merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk antar pulau. Tidak hanya itu, kehadiran laboratorium ini juga membuat Indonesia sejajar dengan perusahaan-perusahaan benih di dunia.

“Benih bermutu dan berkualitas tinggi adalah salah satu kunci untuk meningkatkan hasil panen dan menjamin ketersediaan pangan nasional secara berkelanjutan. Kami optimistis laboratorium ini akan berperan penting dalam mencapai tujuan tersebut. Selain itu, hadirnya laboratorium ini merupakan perwujudan dari visi Petani MAJU dalam memberdayakan petani agar dapat memaksimalkan keuntungan dengan menggunakan benih bermutu tinggi,” tutup Christian Bayu.***

Berita Terkait

BRI BO Pattimura Perkuat Kerja Sama dengan RS Panti Wilasa Citarum
Kolaborasi Lintas Sektor Antar Jateng Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026
BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton
Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa
The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi
Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton
Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi BPKP, Pengelolaan Anggaran Harus Efektif
BULOG Jateng Salurkan 32 Ribu Ton Jagung Pakan, Harga SPHP Rp 5.000 per Kilogram

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

BRI BO Pattimura Perkuat Kerja Sama dengan RS Panti Wilasa Citarum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Antar Jateng Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:42 WIB

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi

Berita Terbaru