Mudik Lebaran 2025: Ribuan Penumpang Memadati Stasiun di Semarang

- Reporter

Rabu, 26 Maret 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-RAMAI- Selama 5 hari Masa Mudik Lebaran, Stasiun di Semarang kedatangan 43.000 pemudik. Foto : Dok.KAI/metrojateng.id

-RAMAI- Selama 5 hari Masa Mudik Lebaran, Stasiun di Semarang kedatangan 43.000 pemudik. Foto : Dok.KAI/metrojateng.id

Semarang – Selama 5 hari masa arus mudik lebaran yang dimulai Jumat, 21 Maret 2025 (H-10) hingga Selasa, 25 Maret 2025 (H-6) terdapat sebanyak 43.807 penumpang yang telah tiba di stasiun wilayah Kota Semarang atau rata-rata 8.761 penumpang per hari.

Rinciannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 25.294 penumpang atau rata-rata 5.059 penumpang per hari dan Stasiun Semarang Poncol sebanyak 18.513 penumpang atau rata-rata 3.703 penumpang per hari.

Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan, jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedatangan penumpang, yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan mendekatnya puncak arus mudik. Diprediksi, kedatangan penumpang tertinggi akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2), dengan lebih dari 7 ribu penumpang yang akan diperkirakan tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan lebih dari 3.500 penumpang tiba di Stasiun Semarang Poncol.

Sementara itu, untuk keberangkatan penumpang, selama periode tersebut tercatat sebanyak 60.984 penumpang atau rata-rata 12.197 penumpang per hari yang naik menggunakan kereta api di stasiun wilayah Kota Semarang. Rinciannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 28.425 penumpang dan di Stasiun Semarang Poncol sebanyak 32.559 penumpang.

Baca Juga :  230 Murid Berprestasi dan Tentor Terima Penghargaan dari Bimbel Awali

“Angka ini juga cukup tinggi, mengingat ini masih periode mudik Lebaran. Mayoritas keberangkatan penumpang tertinggi didominasi oleh penumpang lokal dengan tujuan Semarang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Ngrombo maupun Cepu,” katanya.

Adapun kedatangan penumpang tertinggi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng maupun Stasiun Semarang Poncol berasal dari beberapa kota besar, antara lain Jakarta, Cirebon, dan Surabaya.

Himbauan terkait Bagasi

Selama masa angkutan Lebaran ini, KAI menghimbau kepada para penumpang untuk tidak membawa barang bawaan atau bagasi yang berlebihan. Selain dapat merepotkan penumpang itu sendiri, membawa barang yang terlalu banyak juga dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi seberat maksimal 20 kg dengan volume maksimum 100 dm³ dengan dimensi tidak lebih dari 70 x 48 x 30 cm. Dengan kapasitas tersebut, penumpang juga dibatasi maksimal membawa empat koli (item bagasi) untuk memastikan barang bawaan tidak berlebihan.

Baca Juga :  Capaian BPJS Kesehatan Jateng Lampaui Target Nasional, Kepesertaan 98,81 Persen, Keaktifan Didorong

Bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi batas yang telah ditentukan, KAI akan mengenakan biaya tambahan sesuai dengan kelas layanan kereta. Biaya tambahan tersebut, yakni Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp6.000 per kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000 per kg untuk kelas ekonomi.

“Kami mengingatkan para penumpang untuk memastikan barang yang dibawa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman bagi semua pihak,” tegasnya.

Dengan mematuhi aturan yang ada, kami berharap para penumpang dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. KAI juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik selama masa angkutan Lebaran ini.***

Berita Terkait

Bisa Berbahasa Jawa, Dua Siswa SD Dapat Hadiah dari Wagub Taj Yasin
Ahmad Luthfi Salurkan Rp 374,2 Juta untuk Kos 224 Mahasiswa NTT
Lindungi Pantura, Jateng Perkuat Mangrove Sebelum Giant Sea Wall
Kejati Jateng Punya Asintel dan Aswas Baru, Ini Pesan Wakajati
Jaga Anak dari Perundungan, Ahmad Luthfi Tegaskan Jateng Harus Zero Bullying
Ahmad Luthfi Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda untuk Dorong UMKM Naik Kelas
Enam SPM Diterapkan, Nawal Yasin Sebut Posyandu Jateng Kian Dekat dengan Warga
Pimpin INTI Jateng, Gouw Ivan Siswanto Tekankan Soliditas dan Regenerasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Bisa Berbahasa Jawa, Dua Siswa SD Dapat Hadiah dari Wagub Taj Yasin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Ahmad Luthfi Salurkan Rp 374,2 Juta untuk Kos 224 Mahasiswa NTT

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Lindungi Pantura, Jateng Perkuat Mangrove Sebelum Giant Sea Wall

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Kejati Jateng Punya Asintel dan Aswas Baru, Ini Pesan Wakajati

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Jaga Anak dari Perundungan, Ahmad Luthfi Tegaskan Jateng Harus Zero Bullying

Berita Terbaru