Gus Yasin Dorong SGN Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Jateng

- Reporter

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong Santri Gayeng Nusantara (SGN) memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat agar manfaatnya menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Hal itu dikatakan Taj Yasin,
saat melantik Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah SGN masa khidmat 2026–2031, di Art Center Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa, 3 November 2026.

“Yang digagas oleh santri Gayeng Nusantara tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat ini semakin nyata. Walaupun belum merata di 35 kabupaten/kota,” katanya.

Taj Yasin yang juga sebagai Panglima SGN itu mengatakan, sejumlah kegiatan pemberdayaan ekonomi yang diinisiasi organisasi ini telah berjalan di beberapa daerah. Di Banyumas, misalnya, terdapat pengembangan usaha bebek petelur dan bawang merah.

Sementara di Banjarnegara, kegiatan menyasar pengolahan pakan ternak dan pertanian. Adapun di Pati, potensi peternakan menjadi salah satu bidang yang dikembangkan.

Menurutnya, berbagai inisiatif tersebut perlu diperluas agar tidak hanya tumbuh di daerah tertentu. Pelantikan pengurus baru diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi dan mendorong program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Jawa Tengah Catatkan Inflasi Rendah di 2024, Pertumbuhan Ekonomi Terkendali

“Embrio-embrionya ini perlu kita dorong kembali. Maka dengan pelantikan yang kedua, kami berharap ini benar-benar merasuk ke dalam pergerakan kita,” kata tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Selain pemberdayaan ekonomi, lanjutnya, SGN juga mengembangkan pelatihan penyembelihan halal. Sejumlah anggotanya bahkan menjadi mentor di Kudus, Brebes, Kebumen, dan Banyumas.

Taj Yasin berharap, inisiatif tersebut dapat diperkuat melalui pembentukan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H).

Dia menilai, kolaborasi dengan pemerintah menjadi salah satu kunci agar program SGN semakin luas. Pemerintah memiliki fasilitas dan program yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

“Kalau SGN berjalan sendiri berat, tetapi pemerintah banyak fasilitas untuk mengarah kepada bidang-bidang tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Program MBG Hadir di Purworejo, Dorong Peningkatan Ekonomi dan Gizi Masyarakat

Ketua SGN Jawa Tengah, Helmi Tas’an Wartono mengatakan, kepengurusan baru akan berfokus pada penguatan kapasitas anggota, pendampingan usaha, perluasan kemitraan, serta evaluasi program dan kaderisasi.

Helmi yang juga dikenal sebagai pengusaha dan Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah itu menilai, penguatan ekonomi anggota menjadi salah satu pijakan penting organisasi. SGN akan memetakan potensi usaha, produk, jasa, dan keterampilan anggota untuk dikembangkan melalui pelatihan, pendampingan, serta jejaring pemasaran.

“Organisasi yang kuat lahir dari anggota yang berdaya. Maka kita akan memetakan potensi usaha, produk, jasa, dan keterampilan anggota serta memperkuat kewirausahaan lewat pelatihan dan pendampingan,” ujarnya.

Helmi menegaskan, keberhasilan organisasi tidak semata diukur dari banyaknya kegiatan yang digelar, tetapi dari manfaat yang dirasakan anggota dan masyarakat.*

Berita Terkait

Cegah Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Dorong Pembuatan Rorak di Gunung Muria
Antisipasi Membludaknya Peziarah, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Talud Sunan Muria
Keluhan Jalan Rusak Dijawab, Pemprov Jateng Percepat Betonisasi Jalan Jepara-Keling
Kasus Ponpes Sukoharjo, Pemprov Jateng Turun Tangan Dampingi Santri
Jateng Perkuat Benteng Antikorupsi, Ahmad Luthfi Gandeng KPK hingga BPKP
Modernisasi Pertanian Jateng Digenjot, 1.507 Alsintan Disalurkan ke 32 Daerah
Ahmad Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar, Irigasi 25 Kabupaten di Jateng Dibenahi
Dari Rumah ke Rumah, Mantri BRI Dekatkan Layanan dengan Pelaku Usaha

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:09 WIB

Cegah Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Dorong Pembuatan Rorak di Gunung Muria

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Membludaknya Peziarah, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Talud Sunan Muria

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

Keluhan Jalan Rusak Dijawab, Pemprov Jateng Percepat Betonisasi Jalan Jepara-Keling

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Dorong SGN Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 18:39 WIB

Kasus Ponpes Sukoharjo, Pemprov Jateng Turun Tangan Dampingi Santri

Berita Terbaru