Pemprov Jateng Dampingi Anak Pascapenggerebekan, Wagub Taj Yasin Koordinasi dengan Orang Tua

- Reporter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan dua lokasi yang disebut sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis.

Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan orang tua atau wali untuk memastikan kondisi anak-anak tersebut tetap terjaga dan mereka dapat melanjutkan pendidikan.

“Di sana ada anak-anak kecil, ini yang perlu kami dampingi supaya mereka bisa terus ada keberlanjutannya,” kata Taj Yasin, saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Jateng, Jumat, 30 Oktober 2026.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengatakan, pendampingan diperlukan agar anak-anak yang berada di lokasi penggeledahan tidak mengalami trauma berkepanjangan dan tetap mendapatkan hak pendidikan.

Ia menambahkan, Pemprov Jateng akan berkomunikasi dengan orang tua untuk memastikan pendampingan berjalan. Anak-anak tersebut juga perlu diarahkan agar melanjutkan pendidikan di lembaga yang telah terverifikasi dan terpercaya.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ajak Ulama Aktif Redam Disinformasi dan Konflik Sosial

“Mereka harus tetap belajar di tempat pendidikan yang benar-benar terverifikasi dan terpercaya,” ujarnya.

Selain perlindungan anak, Taj Yasin menganggap pentingnya penertiban lembaga pendidikan keagamaan yang belum memiliki izin operasional. Ia menjelaskan, nama Hamalatul Quran yang beredar dalam pemberitaan terkait penggeledahan tersebut telah ditelusuri.

Pihaknya juga mencermati kop surat yang beredar dengan alamat email RTQ Hamalatul Quran. Menurutnya, singkatan RTQ umumnya merujuk pada Rumah Tahfiz Quran.

Ia menilai keberadaan rumah tahfiz yang belum memiliki izin perlu ditelusuri, terutama untuk memastikan pengelolaan, tenaga pengajar, dan sistem pendidikannya.

“Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama bahwa ini juga harus ditertibkan,” jelasnya.

Taj Yasin menegaskan kewenangan penutupan permanen lembaga keagamaan berada pada Kemenag. Sementara itu, Pemprov Jateng akan mendorong koordinasi dan pengawasan bersama instansi terkait.

Sebelumnya, tim gabungan dari Polda Jateng menggeledah dua lokasi di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar pada Selasa, 27 Oktober 2026. Penggeledahan merupakan pengembangan penyidikan kasus pembakaran dan perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah yang terjadi pada 12 September 2026.

Baca Juga :  Wagub Jateng: Kalimasada Travel Jadi Contoh Travel Umrah Amanah dan Berdaya Sosial

Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menjelaskan, penyidik menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, busur dan anak panah, serta barang lainnya di kedua lokasi. Polisi juga tengah memburu seorang tersangka yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dalam keterangannya, Kapolda menyebut terdapat sekitar 19 perempuan dan anak-anak di lokasi yang kemudian mendapatkan pendampingan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Mereka telah dikembalikan kepada orang tua atau wali masing-masing.

“Jadi tidak dikembalikan lagi ke tempat tersebut, di tempat yang tadi disinggahi saya katakan ada bangunan yang mereka mengatakan bahwa namanya Ponpes, tetapi ternyata faktanya tidak terdaftar di Kementerian Agama,” jelas Kapolda.*

Berita Terkait

Cegah Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Dorong Pembuatan Rorak di Gunung Muria
Antisipasi Membludaknya Peziarah, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Talud Sunan Muria
Keluhan Jalan Rusak Dijawab, Pemprov Jateng Percepat Betonisasi Jalan Jepara-Keling
Gus Yasin Dorong SGN Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Jateng
Kasus Ponpes Sukoharjo, Pemprov Jateng Turun Tangan Dampingi Santri
Jateng Perkuat Benteng Antikorupsi, Ahmad Luthfi Gandeng KPK hingga BPKP
Modernisasi Pertanian Jateng Digenjot, 1.507 Alsintan Disalurkan ke 32 Daerah
Ahmad Luthfi Kucurkan Rp 65,5 Miliar, Irigasi 25 Kabupaten di Jateng Dibenahi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:09 WIB

Cegah Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Dorong Pembuatan Rorak di Gunung Muria

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Membludaknya Peziarah, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Talud Sunan Muria

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

Keluhan Jalan Rusak Dijawab, Pemprov Jateng Percepat Betonisasi Jalan Jepara-Keling

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Dorong SGN Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 18:39 WIB

Kasus Ponpes Sukoharjo, Pemprov Jateng Turun Tangan Dampingi Santri

Berita Terbaru