Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

- Reporter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANYUMAS – Sebanyak 150 rumah tidak layak huni di Banyumas dan Kebumen akan direhabilitasi melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026. Selama 60 hari, program yang melibatkan TNI, pemerintah, dan masyarakat itu juga menyasar pembangunan jalan, jembatan, sumur bor, hingga fasilitas sanitasi untuk memperbaiki kualitas hidup warga.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka kegiatan tersebut di Alun-alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jumat, 16 Oktober 2026. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan tidak hanya berhenti pada infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi karena ini bentuk collaborative government dari pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam bahu-membahu menyejahterakan masyarakat,” kata Luthfi seusai memimpin upacara pembukaan.

Baca Juga :  Dieng Ditetapkan Geopark Nasional, Taj Yasin Dorong Konservasi dan Penelitian

Dalam program yang digelar Kodam IV/Diponegoro itu, pembangunan fisik mencakup jalan rabat beton sepanjang total 2.255 meter, pembangunan 22 titik jembatan, serta pengeboran 80 titik sumur. Rehabilitasi 150 rumah tidak layak huni juga menjadi salah satu sasaran utama kegiatan.

Selain itu, program menyasar pembangunan fasilitas sanitasi, revitalisasi sekolah dan tempat ibadah, serta pelayanan kesehatan dan bantuan sosial. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menjangkau kebutuhan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun kegiatan sosial.

Luthfi mengatakan, bakti TNI tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Kegiatan sosial seperti donor darah, operasi bibir sumbing, sunatan massal, dan nikah gratis turut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat.

Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak perlu diikuti dengan tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil pembangunan. Infrastruktur yang dibangun harus tetap berfungsi dan memberi manfaat bagi warga dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Dari Pemeriksaan Kesehatan hingga Bantuan Modal, Gubernur Jateng Turun ke Desa

“Kami mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga dan merawat agar apa yang nanti dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar pria yang memimpin Jawa Tengah bersama wagub Taj Yasin.

Dengan durasi pelaksanaan selama 60 hari, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah jalan, jembatan, sumur, atau rumah yang dibangun dan diperbaiki. Manfaatnya bagi warga—mulai dari akses yang lebih mudah, ketersediaan air, hingga hunian yang lebih layak—menjadi hal penting yang perlu dijaga setelah kegiatan berakhir.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng
GJL Dukung Polri Kuat dan Bersih, Penegakan Hukum Harus Berpihak pada Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru