7.990 Atlet Berebut Medali di Porprov Jateng XVII, Bibit Atlet Diburu

- Reporter

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 sudah berada di depan mata. Sebanyak 7.990 atlet dengan 1.911 oficial akan berlaga, memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 bukan sekadar ajang kompetisi antarkabupaten/kota, tetapi menjadi bagian penting dari pembinaan atlet menuju prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Hal itu disampaikan Taj Yasin, yang juga Ketua Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVII, dalam sambutannya saat membuka Chef de Mission Meeting Porprov XVII Jawa Tengah di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurutnya, Porprov menjadi momentum untuk menyatukan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam satu misi besar. Yakni menyukseskan penyelenggaraan sekaligus menemukan dan membina bibit-bibit atlet potensial.

“Tujuan kita adalah menyatukan misi bahwa kita ingin sukses dalam agenda Porprov ke-17 dan juga sukses membina para atlet kita dari bibit-bibit atlet, sehingga ke depan kita bisa menambah medali untuk Indonesia,” ujar Taj Yasin.

Ia menyebut, potensi atlet Jawa Tengah telah terlihat dari sejumlah prestasi pada ajang olahraga internasional. Pada Asian Games 2026, atlet Jawa Tengah turut menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia, di antaranya dua dari lima medali emas yang telah diraih Indonesia berasal dari atlet Jawa Tengah.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2025

Selain itu, Jawa Tengah juga turut menyumbangkan medali perak dari cabang menembak dan dua medali perunggu dari wushu.

“Ini yang harus terus kita pupuk,” katanya.

Taj Yasin mengatakan, pembinaan tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan dengan menjadikan Porprov sebagai salah satu tahapan menuju PON 2028.

Ia berharap seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat menjadi satu kesatuan dalam membangun prestasi olahraga. Bahkan, keberhasilan penyelenggaraan Porprov XVII diharapkan dapat menjadi salah satu pembuktian kesiapan Jawa Tengah apabila nantinya dipercaya menjadi tuan rumah PON berikutnya.

“Goal-nya pada PON tahun 2028. Kita berharap ketika sukses dalam perhelatan ini, kita bisa dilirik menjadi tuan rumah PON berikutnya,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Taj Yasin menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya insan olahraga. Terlebih, sebagian kegiatan Porprov akan berlangsung di wilayah Semarang Raya.

Ia mengajak masyarakat turut meramaikan pertandingan dan mendukung para atlet yang berlaga.

“Saya mengajak bukan hanya masyarakat olahraga saja, tetapi seluruh elemen masyarakat, khususnya yang ada di Semarang Raya. Yuk, kita ramaikan dan kita sukseskan bersama,” ajaknya.

Menurutnya, keberadaan Porprov juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui pergerakan atlet, official, suporter, serta masyarakat yang hadir selama penyelenggaraan.

Baca Juga :  Antusiasme Pelari Tinggi, Sekda Jateng Dorong Kalender Lari Daerah 2026

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin mengatakan bahwa Chef de Mission (CdM) memiliki peran strategis dalam memimpin dan memastikan kebutuhan atlet terpenuhi selama kompetisi. Mereka juga menjadi penghubung antara atlet dengan penyelenggara terkait akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kebutuhan lainnya.

Tidak kalah penting, CdM diminta turut menjaga kondisi mental atlet.

“Ketika mental mereka turun, kita sekaligus menjadi motivator untuk para atlet. Ini yang harus kita bantu dan kita tekankan pada acara kali ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan, Chef de Mission Meeting menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam Porprov XVII.

Pertemuan tersebut membahas berbagai kesiapan penyelenggaraan, mulai dari venue pertandingan, akomodasi, konsumsi, transportasi, keamanan, kesehatan, perangkat pertandingan, hingga aspek teknis dan pelayanan lainnya.

“Kami berharap seluruh peserta, khususnya Chef de Mission kontingen kabupaten/kota, memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov,” ujar Sudjarwanto.

Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dijadwalkan mulai mempertandingkan sejumlah cabang olahraga pada 20 Oktober 2026. Pembukaan secara resmi dijadwalkan 25 Oktober dan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai pada 30 Oktober 2026.*

Berita Terkait

Gubernuran Jateng Jadi Lautan Suporter saat Timnas Indonesia Hadapi Singapura
Taj Yasin Dorong Pengembangan Sport Industry dan Sport Tourism di Jawa Tengah
Dari Popda Menuju Popnas, Jateng Siapkan Regenerasi Atlet Berprestasi
Sekda Jateng Dorong Kampus Guyub, Sehat, dan Berintegritas Lewat Olahraga
Sertifikasi Nasional Digelar, Perbati Siapkan Wasit-Hakim Tinju Menuju Level Internasional
KONI Jateng Siapkan Si Sakti, Informasi Porprov Tersaji Transparan dan Real-Time
Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar
Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:22 WIB

7.990 Atlet Berebut Medali di Porprov Jateng XVII, Bibit Atlet Diburu

Sabtu, 26 September 2026 - 08:44 WIB

Gubernuran Jateng Jadi Lautan Suporter saat Timnas Indonesia Hadapi Singapura

Kamis, 10 September 2026 - 07:24 WIB

Taj Yasin Dorong Pengembangan Sport Industry dan Sport Tourism di Jawa Tengah

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WIB

Dari Popda Menuju Popnas, Jateng Siapkan Regenerasi Atlet Berprestasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Sekda Jateng Dorong Kampus Guyub, Sehat, dan Berintegritas Lewat Olahraga

Berita Terbaru