Taj Yasin Tekankan Peran Museum sebagai Ruang Belajar Sejarah dan Kebudayaan

- Reporter

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda untuk lebih mengenal sejarah dan kebudayaan melalui museum.

Menurutnya, museum tidak semestinya dipandang sebagai ruang sunyi yang hanya menyimpan benda-benda peninggalan masa lalu. Tetapi juga sebagai sumber pengetahuan untuk memahami karakter dan peradaban bangsa.

“Jangan anggap museum ini ruang yang sunyi, ruang yang menyimpan benda-benda kuno saja. Akan tetapi dari kesunyian itu memiliki nilai yang luar biasa,” ujar Taj Yasin, saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, untuk membuka acara Belajar Bersama Museum Jawa Tengah 2026, di Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, Kota Semarang, Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan dengan tema Vashudara sebagai Simbol Kemakmuran Nusantara, diikuti sekitar seratus peserta dari mahasiswa, dan pelajar di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Taj Yasin mengatakan, kebudayaan merupakan salah satu unsur penting yang membentuk karakter suatu bangsa. Karena itu, pemahaman terhadap sejarah dan budaya perlu terus ditanamkan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Genjot Pembangunan Jalan Lewat Anggaran Perubahan

“Dengan memahami kebudayaan, memahami literasi, kita bisa tahu bagaimana karakter sebuah bangsa,” katanya.

Ia menilai perkembangan zaman membuat sejumlah tradisi dan nilai kebersamaan di masyarakat mulai mengalami perubahan. Kondisi tersebut, menurut dia, perlu diimbangi dengan kegiatan yang mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali mengenal dan mempraktikkan kebudayaan.

“Kebudayaan ini tidak hanya kita pelajari, tetapi perlu kita praktikkan, kita laksanakan. Karena kebudayaan kalau ada jeda saja, itu akan ada perubahan-perubahan. Maka kesinambungan itu harus kita tumbuhkan,” ujarnya.

Taj Yasin juga menekankan pentingnya museum sebagai tempat belajar sekaligus ruang penelitian. Berbagai benda dan peninggalan sejarah yang tersimpan di museum, kata dia, dapat menjadi sumber untuk memahami perkembangan peradaban dari masa ke masa.

Menurutnya, banyak peneliti dari luar negeri yang datang ke Indonesia, termasuk Jawa Tengah, untuk mempelajari peninggalan sejarah dan kebudayaan Nusantara. Penelitian tersebut bahkan dilakukan dalam waktu yang cukup panjang.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Dalami Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran, Taj Yasin Siap Jembatani Aspirasi Warga

“Banyak orang luar datang ke Indonesia, di Jawa Tengah bisa berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan hanya untuk meneliti peninggalan-peninggalan yang ada di Nusantara ini,” katanya.

Ia menyebut, sejumlah peninggalan sejarah di Jawa Tengah menjadi objek penelitian, termasuk kawasan candi dan situs budaya. Hasil penelitian tersebut dapat membantu mengungkap berbagai jawaban mengenai peradaban masa lalu.

Yasin mengapresiasi kehadiran para pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan belajar bersama museum. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan kebudayaan.

“Terima kasih kepada adik-adik khususnya yang hari ini mau hadir di museum ini untuk bersama-sama belajar,” ujarnya.

Ia berharap museum semakin dikenal sebagai ruang pembelajaran yang hidup dan mampu mempertemukan generasi muda dengan berbagai pengetahuan tentang sejarah, budaya, dan peradaban Nusantara.***

Berita Terkait

HUT ke-67 PEPABRI, Sekda Jateng Ajak Purnawirawan Lanjutkan Pengabdian
Jaga 1,5 Juta Hektare Sawah, Luthfi: Sawah Hilang Tak Mungkin Kembali
230 Murid Berprestasi dan Tentor Terima Penghargaan dari Bimbel Awali
Peserta Tuli Ikut MTQ Nasional, Baca Al-Qur’an Lewat Gerakan Tangan
MTQ Nasional XXXI di Jateng Cetak Sejarah, Disabilitas Tuli Ikut Tartil Al-Qur’an Isyarat
Pengurus DPD BAMAGNAS Surakarta Dilantik, Astrid Widayani Terima Anugerah 2026
Taj Yasin Dorong Rumah Sakit Jateng Tingkatkan Layanan untuk Perkuat Medical Tourism
Dari 187 Pendaftar, 56 Peserta Lolos Seleksi Komisi Informasi Jawa Tengah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:27 WIB

HUT ke-67 PEPABRI, Sekda Jateng Ajak Purnawirawan Lanjutkan Pengabdian

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

Taj Yasin Tekankan Peran Museum sebagai Ruang Belajar Sejarah dan Kebudayaan

Selasa, 15 September 2026 - 19:40 WIB

Jaga 1,5 Juta Hektare Sawah, Luthfi: Sawah Hilang Tak Mungkin Kembali

Selasa, 15 September 2026 - 19:22 WIB

230 Murid Berprestasi dan Tentor Terima Penghargaan dari Bimbel Awali

Selasa, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Peserta Tuli Ikut MTQ Nasional, Baca Al-Qur’an Lewat Gerakan Tangan

Berita Terbaru