705 PPPK Kebumen Didorong Jadi Agen Perubahan

- Reporter

Kamis, 19 Juni 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN – Sebanyak 705 orang resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kabupaten Kebumen, Formasi Tahun 2024. Mereka didorong untuk menjadi agen perubahan bagi Kebumen, dengan cara memberikan pelayanan terbaik yang berdedikasi dan berintegritas.

 

Harapan tersebut disampaikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, pada acara Penyerahan Keputusan Bupati Kebumen tentang Pengangkatan PPPK di di Gedung Pertemuan Sekretariat Daerah Kebumen, Selasa (17/6/2025).

 

“Saudara dituntut bekerja dengan sungguh-sungguh. Bekerjalah dengan hati, berikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tulus kepada masyarakat. Tunjukkan bahwa saudara layak mengemban tugas ini,” tegasnya.

 

Bupati juga mengingatkan bahwa pengabdian di pemerintahan bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan sebuah komitmen untuk menjadi abdi negara yang teladan, dapat dipercaya, dan mampu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Gus Yasin Tekankan Ekonomi Berkelanjutan Harus Berdampak bagi Masyarakat

 

“Kinerja saudara akan dinilai secara berkala, yang menjadi dasar bagi perpanjangan perjanjian kerja dan pengembangan karier. Apabila kinerja tidak tercapai sesuai perjanjian, dapat menjadi alasan pemutusan hubungan kerja. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang harus saudara jaga dan jalankan dengan sepenuh hati,” tambahnya.

 

Kepala BKPSDM Kabupaten Kebumen, Moh Amirudin, menjelaskan ratusan orang tersebut merupakan hasil saringan dari 1.924 orang pendaftar pada tahap awal seleksi PPPK tahun 2024. Mereka ditugaskan di berbagai perangkat daerah dan beberapa satuan pendidikan setingkat SD dan SMP di wilayahnya.

 

Amirudin merinci, 705 orang PPPK menempati formasi Guru (266 orang), Tenaga Kesehatan (26 orang), dan Tenaga Teknis (413 orang). Mereka merupakan lulusan dari berbagai tingkat pendidikan, yakni setingkat SD (Golongan I) sebanyak 4 orang, setingkat SMP (Golongan IV) sebanyak 7 orang, setingkat SMA (Golongan V) sebanyak 189 orang. Lalu, terdapat 42 orang merupakan lulusan D3 (Golingan VII), 462 orang lulusan S1/D4 (Golongan VIII), dan 1 orang merupakan lulusan pendidikan profesi atau magister (Golongan X).

Baca Juga :  Ammy Amalia Resmi Jadi Plt Bupati Cilacap, Gubernur Tekankan Pelayanan Publik Tetap Prioritas

 

Salah seorang PPPK yang dilantik, Edi Wahyono, menuturkan, dirinya telah mengabdikan diri sebagai pegawai honorer di Kelurahan Kebumen, sejak 1989. Edi akhirnya menerima SK PPPK Kebumen dan akan ditugaskan di di Seksi Tata Pemerintahan (Tapem) Kecamatan Kebumen.

 

“Senang sekali dan ini momen yang paling ditunggu-tunggu,” ujar Edi dengan haru.

Berita Terkait

Lemhannas Jadikan Jateng Lokus Kajian EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Dari Lereng Sumbing, Ning Nawal Perkuat UMKM Berbasis Keluarga Lewat Kapulaga
Digitalisasi Perlinsos Jateng Tembus 322 Ribu KK, Agen Diminta Tak Tinggalkan Warga Pelosok
PSEL Semarang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Di Tengah Gempuran Gadget, Sindhu Laras Bocah Hidupkan Karawitan dan Pedalangan Jawa Tengah
Abu Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng, Masyarakat Jangan Panik
Krakatau Erupsi, Jateng Siapkan Skenario Transportasi agar Kafilah MTQ Tetap Tiba di Semarang
Pemadaman TPA Putri Cempo Dikebut, Jateng Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca 9–10 September

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:58 WIB

Lemhannas Jadikan Jateng Lokus Kajian EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:55 WIB

Dari Lereng Sumbing, Ning Nawal Perkuat UMKM Berbasis Keluarga Lewat Kapulaga

Selasa, 8 September 2026 - 14:36 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jateng Tembus 322 Ribu KK, Agen Diminta Tak Tinggalkan Warga Pelosok

Selasa, 8 September 2026 - 14:16 WIB

PSEL Semarang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Abu Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng, Masyarakat Jangan Panik

Berita Terbaru