SURAKARTA – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam menghadapi masa Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Upaya ini diperkuat dengan kunjungan kerja strategis Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, ke Gardu Induk (GI) 150 kV Palur, Surakarta, guna meninjau langsung keandalan sistem transmisi di wilayah tersebut.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pengawasan jajaran Board of Directors (BOD) PLN untuk memastikan objek vital nasional dalam kondisi prima. GI 150 kV Palur dipilih karena perannya yang strategis sebagai penopang utama pasokan listrik di wilayah Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar, yang diprediksi akan mengalami peningkatan beban listrik selama periode libur akhir tahun.
Dalam peninjauannya, Edwin Nugraha Putra melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi operasional gardu induk, kesiapan peralatan utama, sistem proteksi, hingga kesiapan personel di lapangan. Ia menegaskan pentingnya langkah preventif dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Setiap anomali, sekecil apa pun, harus segera direspons dan ditangani secara tuntas agar tidak berkembang menjadi gangguan sistem. Kita harus bekerja keras sekaligus cerdas dengan mengedepankan analisis yang presisi, disiplin tinggi, dan kepatuhan penuh terhadap standar operasional untuk menjamin listrik andal bagi masyarakat,” tegas Edwin.
Menanggapi arahan tersebut, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menyatakan bahwa seluruh jajaran di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta telah dalam posisi siaga penuh. Pihaknya telah memetakan titik-titik krusial dan menyiagakan sumber daya maksimal untuk mendukung kelancaran perayaan Nataru.
“PLN UIT JBT telah menyiagakan personel ahli selama 24 jam yang terbagi dalam pola piket siaga di seluruh unit layanan. Kami juga memastikan ketersediaan material cadangan (buffer stock) dan alat kerja dalam kondisi siap pakai (ready for use). Fokus kami adalah memastikan zero accident dan zero blackout melalui pemantauan intensif pada titik-titik rawan anomali,” ujar Handy.
Handy menambahkan bahwa sistem pengamanan transmisi telah ditingkatkan melalui pemeliharaan preventif yang intensif sebelum memasuki masa siaga. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati momen akhir tahun dengan tenang. Dukungan manajemen pusat melalui kunjungan ini menjadi tambahan motivasi bagi rekan-rekan di lapangan untuk terus menjaga integritas sistem kelistrikan nasional,” imbuhnya.
Melalui sinergi antara kebijakan strategis pusat dan kesiapan operasional di unit, PLN optimistis dapat menghadirkan layanan listrik yang aman dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang terjaga, PLN berkomitmen agar masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 dengan nyaman dan penuh suka cita.*









