Stabilkan Harga Pangan, Pemprov Jateng Subsidi Cabai dan Operasi Pasar Ramadan

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Untuk menjaga stabilitas harga pangan pokok di masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat ini, pemerintah provinsi akan menggelar 308 GPM di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Adapun cek harga pasar dimulai oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, pada Jumat pagi, 20 Februari 2026. Bersama instansi terkait, keduanya menyambangi Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang. Gubernur dan Bupati mengecek stok dan harga bahan pokok apakah terkendali. Selain itu, peninjauan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok penting selama Ramadan.

Tiba sekitar pukul 07.00 WIB, Gubernur dan Bupati langsung berkeliling pasar. Keduanya berdialog dengan para pedagang dan pembeli. Dari hasil pantauan, sebagian besar harga pangan relatif terkendali. Namun, beberapa komoditas seperti cabai rawit merah dan bawang merah mengalami kenaikan di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) serta di atas rata-rata harga provinsi.

Di tengah kenaikan harga cabai yang menembus Rp 80 ribu per kilogram, Pemprov Jateng akan menyiapkan 308 Gerakan Pangan Murah dan subsidi harga cabai menjadi Rp 65 ribu per kilogram. Gubernur menginstruksikan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk segera melakukan operasi pasar pada komoditas yang mengalami lonjakan harga.

Baca Juga :  Wagub Jateng Ajak Pengembang Hadirkan Perumahan Hemat Energi dan Tahan Bencana

“Segera tindak lanjuti bahan pokok yang naik. Koordinasikan dengan dinas dan instansi terkait,” ujar Ahmad Luthfi usai berdialog dengan pedagang.

Selain operasi pasar, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan akan menggelar 308 kali Gerakan Pangan Murah hingga Maret 2026. Program tersebut akan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Sri Broto Rini, menyatakan, secara umum stok pangan strategis di Jawa Tengah dalam kondisi aman. Bahkan, untuk komoditas beras, provinsi ini mengalami surplus dalam jumlah besar.

“Memasuki Ramadan, 12 komoditas pangan strategis stoknya masih aman. Namun memang terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas,” kata Rini.

Baca Juga :  Dapur Makin Mewah! MODENA Kenalkan Kompor Tanam dengan Tempered Crystal

Ia menjelaskan, rata-rata harga cabai di tingkat konsumen saat ini mencapai sekitar Rp 80 ribu per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam dan daging sapi juga mulai mengalami kenaikan, meski masih di bawah batas HAP.

Menurut Rini, lonjakan harga cabai turut dipengaruhi meningkatnya permintaan dari luar daerah, terutama dari Jakarta, yang harga cabaainya telah menyentuh Rp 100 ribu per kilogram. Tingginya harga di ibu kota mendorong pedagang mengirim pasokan ke luar daerah, sehingga berdampak pada harga di Jawa Tengah.

Sebagai langkah intervensi, Pemprov Jateng menugaskan JTAB menjual cabai dengan harga subsidi Rp 65 ribu per kilogram di tingkat konsumen. Kebijakan ini diharapkan mampu meredam gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Dengan kombinasi operasi pasar, subsidi harga, dan Gerakan Pangan Murah, Pemprov Jawa Tengah menargetkan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga hingga Idulfitri mendatang.***

Berita Terkait

BRI BO Pattimura Perkuat Kerja Sama dengan RS Panti Wilasa Citarum
Kolaborasi Lintas Sektor Antar Jateng Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026
BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton
Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa
The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi
Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton
Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi BPKP, Pengelolaan Anggaran Harus Efektif
BULOG Jateng Salurkan 32 Ribu Ton Jagung Pakan, Harga SPHP Rp 5.000 per Kilogram

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

BRI BO Pattimura Perkuat Kerja Sama dengan RS Panti Wilasa Citarum

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:42 WIB

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton

Berita Terbaru