Pertamina: Pertamax Sesuai Standar, Tidak Ada Modifikasi RON

- Reporter

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-ISI BBM- Petugas SPBU Pertamina tengah mengisikan BBM ke mobil konsumen. Foto : Dok.Pertamina/metrojateng.id

-ISI BBM- Petugas SPBU Pertamina tengah mengisikan BBM ke mobil konsumen. Foto : Dok.Pertamina/metrojateng.id

Semarang – Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat dan beberapa media, Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Kualitas Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yakni RON 92.

“Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai dengan RON masing-masing, Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, Selasa (25/2/2025).

Baca Juga :  Empat Puluh Penghargaan Menguatkan Arah Pembangunan Jawa Tengah yang Inklusif

Heppy melanjutkan, treatment yang dilakukan di terminal utama BBM adalah proses injeksi warna (dyes) sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat. Selain itu juga ada injeksi additive yang berfungsi untuk meningkatkan performance produk Pertamax.

“Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax,” jelas Heppy.

Baca Juga :  Wamenko Polkam Tinjau Hunian Tetap dan Balai Desa, Pastikan Kehidupan Warga Aceh Utara Pulih

Pertamina Patra Niaga melakukan prosedur dan pengawasan yang ketat dalam melaksanakan kegiatan Quality Control (QC). Distribusi BBM Pertamina juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tutur Heppy.

Heppy melanjutkan, Pertamina berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) untuk penyediaan produk yang dibutuhkan konsumen.***

Berita Terkait

BRI Dukung Apresiasi Pendonor Darah PMI Semarang melalui Berbagai Layanan
Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton
Gibran Minta Maaf soal Intoleransi, Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan
BULOG Perkuat Ketahanan Pangan, Pengadaan Beras Lampaui Target 4 Juta Ton
Menko Polkam Perintahkan Percepatan Penanganan Karhutla dan Lindungi Kesehatan Warga
Lepas Djamari, Menko Polkam Dudung Langsung Fokus Hadapi Sejumlah Tantangan Strategis Nasional
Hujan Belum Merata, Pemerintah Tetap Waspada Hadapi Ancaman Karhutla
Pemerintah Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, 96 Korporasi Diproses

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:49 WIB

BRI Dukung Apresiasi Pendonor Darah PMI Semarang melalui Berbagai Layanan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf soal Intoleransi, Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

BULOG Perkuat Ketahanan Pangan, Pengadaan Beras Lampaui Target 4 Juta Ton

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Menko Polkam Perintahkan Percepatan Penanganan Karhutla dan Lindungi Kesehatan Warga

Berita Terbaru