Embung Plosorejo Diresmikan, Gubernur Luthfi Dorong Produktivitas Pertanian

- Reporter

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Embung Plosorejo di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu (4/3/2026). Infrastruktur air berkapasitas lebih dari 25 ribu meter kubik itu diproyeksikan menjamin pasokan irigasi bagi sekitar 50 hektare lahan pertanian dan meningkatkan intensitas tanam petani, terutama saat musim kemarau.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja gubernur di Sragen. Ahmad Luthfi menegaskan, air merupakan faktor kunci keberhasilan sektor pertanian dan fondasi utama ketahanan pangan daerah.

“Dalam pertanian itu kuncinya air. Wong nanam itu kuncinya banyu. Karena itu kita bangun embung untuk menampung air hujan supaya saat kemarau masih bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah,” ujarnya.

Menurut Ahmad Luthfi, pembangunan embung merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menyediakan air baku sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang swasembada pangan. Ia berharap keberadaan embung tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga mendongkrak kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Kerja Sama Sunyi Pemerintah dan Kampus Menggerakkan Pembangunan Jateng Secara Kolektif

Embung Plosorejo menjadi embung ketiga yang diresmikan Pemprov Jawa Tengah pada awal 2026, setelah sebelumnya meresmikan Embung Karangjati di Kabupaten Blora dan Embung Geblog di Kabupaten Temanggung.

“Embung ini harus dirawat bersama. Jaga kebersihannya dan manfaatkan dengan baik untuk mendukung pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan bahwa pembangunan embung tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan masyarakat sejak 2018.

“Embung ini dibangun untuk mendukung kebutuhan air baku dan irigasi masyarakat, terutama pada saat musim kemarau, sekaligus mendukung program swasembada pangan,” ujar Henggar.

Baca Juga :  Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Simpang Lima Dipadati Ratusan Warga

Secara teknis, pembangunan Embung Plosorejo dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sekitar Rp4,28 miliar. Proyek tersebut dikerjakan selama 189 hari kalender, mulai 24 Juni hingga 29 Desember 2025.

Embung memiliki kapasitas tampungan sekitar 25.145 meter kubik, luas genangan 9.170 meter persegi, dan ketinggian muka air mencapai empat meter. Sumber air berasal dari air hujan dan saluran irigasi yang dimanfaatkan menggunakan sistem pompa.

Konstruksi embung menggunakan lining beton bertulang yang dilengkapi pagar pengaman, pelimpah, serta kolam lumpur guna menjaga fungsi tampungan air tetap optimal dan berkelanjutan.*

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru