Acara Harlah NU: Pidato Pamitan Wali Kota Semarang Mengharukan Hati

- Reporter

Minggu, 2 Februari 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita didampingi Ketua Umum MUI KH Ahmad Darodji dan Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA melakukan peletakkan batu pertama Pembangunan Kantor PCNU Kota Semarang. Foto : Dok.PCNU

Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita didampingi Ketua Umum MUI KH Ahmad Darodji dan Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA melakukan peletakkan batu pertama Pembangunan Kantor PCNU Kota Semarang. Foto : Dok.PCNU

Semarang – Wali Kota Semarang Dr Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu M.Sos berpamitan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang.

‘’Sebagai Wali Kota Semarang, saya tinggal menghitung hari karena akan berganti pemerintahan yang baru. Saya mohon pamit mungkin selama memimpin Kota Semarang ada kesalahan mohon dimaafkan. Apalagi saya orang NU menjadi Dewan Pakar Muslimat NU Kota Semarang,’’ katanya dengan nada terbata-bata.

Berkali-kali Mbak Ita menghentikan pidatonya ketika menyampaikan kata pamitan di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Jalan Puspogiwang I no 47 Semarang, Sabtu (1/2).

Didampingi Kabag Kesra Ali Sofyan, Kepala Seksi Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Semarang Tantowi Jauhari dan Camat Semarang Barat Elly Asmara, Wali Kota Mbak Ita menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 Nahdlatul Ulama sekaligus meletakkan batu pertama Pembangunan Gedung Markas Besar (Mabes) NU Kota Semarang. Bangunan Kantor Mabes NU tersebut akan menjadi kantor sekaligus pusat bisnis Nahdliyin.

Menurut Ketua PCNU Anasom bangunan empat lantai tersebut akan menghabiskan biaya Rp 10 miliar dari bantuan hibah Pemerintah Kota Semarang.

Wakil Ketua PCNU Kota Semarang Agus Fathuddin Yusuf menjelaskan, Harlah Ke-102 NU ditandai pembacaan Al-Qur’an 30 juz sekaligus khatmil quran, membaca istighatsah dan maulidul barzanji atau diba.

Baca Juga :  SIG Gelar RUPSLB 2025 : Agenda Perubahan Susunan Kepengurusan

‘’Harlah NU biasanya diperingati dua kali setahun, menggunakan kalender masehiyah sekaligus kalender hijriyah. Yang masehi 31 Januari 1926 yang hijriyah 16 Rajab 1344,’’ kata Agus.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Laziznu Moh Mahsun, para anggota DPRD Kota Semarang dari NU, Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU se-Kota Semarang serta pimpinan badan otonom, Lembaga dibawah NU. ‘’Periode ini kami catat ada 22 orang anggota DPRD Kota Semarang yang berasal dari Nahdlatul Ulama berada di berbagai partai politik,’’ kata Anasom.

Serahkan Ijop

Pada kesempatan itu Kepala Seksi Pondok Pesantren Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang Tantowi Jauhari menyerahkan izin operasional (Ijop) Pondok Pesantren KH Sholeh Darat milik Nahdlatul Ulama kepada Ketua PCNU Anasom.

Di tempat yang sama Kepala Madrasah Aliyah Keterampilan (MAK) 01 NU HM Musyaffa Rusydi melakukan penandatangan kerja sama (MoU) dengan Sumanto SE dari Aulia Persada. Kerja sama tersebut menyangkut kegiatan entrepreneur berbasis digital.

Harlah Ke-102 ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketua PCNU Anasom diserahkan kepada Wali Kota Mbak Ita. Suasana semakin syahdu diiringi alunan rebana ‘’mabruk alfa mabruk’’ dan doa syukur dipimpin Rais Syuriyah KH Hanief Ismail Lc.

Baca Juga :  Resmi! Oldy Ardhana Nahkodai HIPMI Kota Semarang Tiga Tahun ke Depan

Bangunan Kantor NU yang diresmikan 1 Februari 2008 oleh Wakil Wali Kota Mahfudz Ali akan dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru. ‘’Bangunan lama diresmikan 1 Februari 2008 dan diletakkan batu pertama bangunan baru 1 Februari 2025,’’ kata Anasom disambut tepuk tangan.

Mbak Ita mengatakan, bantuan hibah Rp 10 miliar tersebut segera bisa dimanfaatkan untuk membangun kantor dan sarana bisnis yang memadai untuk pusat kegiatan warga NU di Kota Semarang. Untuk menarik minat anak-anak muda Gen-Z NU, di tempat tersebut juga disediakan tempat hiburan untuk nongkrong semacam kafe.

Ketua Umum MUI Jateng sekaligus Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi merasa yakin bangunan Mabes NU Kota Semarang segera jadi dan bisa dimanfaatkan. ‘’Apalagi ada 22 anggota DPRD Kota Semarang dari NU. Kalau sampai tidak rampung kebangetan,’’ kata Kiai Darodji disambut tepuk tangan.

Keyakinan yang sama juga disampaikan Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA. Dengan gotong royong warga NU Kota Semarang, didukung pemerintah dan para aghnia dia yakin bangunan itu akan segera terwujud.***

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng
GJL Dukung Polri Kuat dan Bersih, Penegakan Hukum Harus Berpihak pada Rakyat
Wamendagri Puji Kolaborasi Penanganan TBC Jateng, Minta Jadi Acuan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terbaru