Menanggapi Cuaca Ekstrem, PLN Ajak Warga Segera Laporkan Potensi Bahaya

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang Tahun Baru Imlek, PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya kelistrikan akibat cuaca ekstrem. Foto : Dok.PLN

Menjelang Tahun Baru Imlek, PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya kelistrikan akibat cuaca ekstrem. Foto : Dok.PLN

Semarang – PLN mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kelistrikan, menyusul hujan lebat dan cuaca ekstrem yang melanda Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta selama sebulan terakhir. Data menunjukkan bahwa 71,49 persen gangguan kelistrikan disebabkan oleh material seperti pohon tumbang, spanduk, hewan, dan benda lain yang mengenai jaringan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Sugeng mengingatkan, pentingnya menjaga keamanan selama musim hujan.

“Momentum awal tahun, terutama menjelang Tahun Baru Imlek, biasanya diwarnai hujan deras. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman minimal 3 meter dari Jaringan Listrik Tegangan Menengah (JTM). Jika ada pohon, bangunan, spanduk, atau material lain yang berpotensi mengenai jaringan listrik, segera laporkan ke PLN agar dapat ditangani oleh tenaga profesional kami,” jelas Sugeng.

Baca Juga :  Cerdas Finansial! Danamon Bantu Masyarakat Maksimalkan THR dengan Investasi dan ZISWAF

Di sejumlah wilayah, seperti Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Pekalongan, Grobogan dan daerah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah dan DIY, genangan air akibat banjir juga menjadi perhatian utama. Sugeng menegaskan bahwa PLN akan segera melakukan pengamanan kelistrikan jika instalasi listrik terdampak banjir.

“Jika instalasi listrik PLN atau rumah warga terendam banjir, kami akan memutus sementara aliran listrik demi keselamatan bersama hingga genangan surut dan kondisi dinyatakan aman. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PLN terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan listrik kembali menyala sesegera mungkin setelah situasi terkendali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kinerja PKK Jateng Berbuah, Stunting dan Kematian Ibu-Bayi Menurun

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Februari 2025. Sugeng mengingatkan masyarakat untuk tidak gegabah menangani potensi bahaya kelistrikan, terutama pada trafo, jaringan listrik, atau saat terjadi banjir dan bencana alam.

“Listrik bisa sangat berbahaya jika ditangani tanpa keahlian. Jika menemukan potensi bahaya kelistrikan, segera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile pada menu ‘Info Kelistrikan,’ atau hubungi Contact Center PLN 123. Aduan juga dapat disampaikan melalui media sosial resmi PLN di @pln_123official,” tutup Sugeng.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru