Mangkunegaran Rayakan Jumenengan, Sekda Dorong Pelestarian Budaya dan Daya Tarik Wisata

- Reporter

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Pura Mangkunegaran menggelar upacara adat Tingalan Jumenengan Dalem atau peringatan kenaikan takhta ke-4 Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng (SIJ) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X, di Kota Surakarta pada Selasa, 27 Januari 2026.

Rangkaian Tingalan Jumenengan ini merupakan manifestasi rasa syukur atas perjalanan kepemimpinan Mangkunegara X yang berlangsung sejak tahun 2022. Prosesi diawali dengan penampilan bergodo prajurit atau royal defile, disusul tarian sakral Bedhaya Anglir Mendhung, serta alunan gamelan yang menambah kekhidmatan suasana.

Perhelatan agung ini menandai empat tahun kepemimpinan SIJ KGPAA Mangkunegara X atau yang akrab disapa Gusti Bhre. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan kerabat keraton.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pasang Badan Bela Aspirasi Driver Ojol Jateng

Pada kesempatan tersebut, hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen.

Sumarno menyampaikan ucapan selamat atas Tingalan Jumenengan ke-4 Gusti Bhre.

“Semoga Gusti Bhre sehat selalu sehingga membawa kemajuan untuk Mangkunegaran,” ujar Sumarno usai acara.

Dia berharap, Mangkunegaran akan lebih banyak memberikan kontribusi terhadap wisata di Kota Surakarta. Selain itu juga menjaga perannya dalam mempertahankan nilai-nilai budaya yang luhur yang selama ini terjaga.

Peringatan ini juga dihadiri Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang hadir bersama istrinya, Selvi Ananda.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Gowes Naik Sepeda, Perkuat Gerakan Hemat Energi ASN Jateng

Dalam sambutannya, Gusti Bhre menekankan pentingnya visi Mangkunegaran agar selaras dengan perkembangan zaman. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan kekancingan kepada sejumlah tokoh masyarakat.

Sebagai informasi, Tingalan Jumenengan menjadi agenda sakral yang rutin digelar setiap tahun. Tingalan Jumenengan merupakan peringatan tahunan atas hari naik takhta penguasa Mangkunegaran.Kata tingalan berarti peringatan, sementara jumenengan berasal dari kata jumeneng yang bermakna bertakhta.

Upacara ini melibatkan sedikitnya 1.000 masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk siswa sekolah dan komunitas warga sekitar, serta dihadiri 800 tamu undangan.*

Berita Terkait

Buruh Jateng Minta Upah 2027 Capai Kebutuhan Hidup Layak, Ini Respons Luthfi
Cegah Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Dorong Pembuatan Rorak di Gunung Muria
Antisipasi Membludaknya Peziarah, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Talud Sunan Muria
Keluhan Jalan Rusak Dijawab, Pemprov Jateng Percepat Betonisasi Jalan Jepara-Keling
Gus Yasin Dorong SGN Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Jateng
Kasus Ponpes Sukoharjo, Pemprov Jateng Turun Tangan Dampingi Santri
Jateng Perkuat Benteng Antikorupsi, Ahmad Luthfi Gandeng KPK hingga BPKP
Modernisasi Pertanian Jateng Digenjot, 1.507 Alsintan Disalurkan ke 32 Daerah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:21 WIB

Buruh Jateng Minta Upah 2027 Capai Kebutuhan Hidup Layak, Ini Respons Luthfi

Rabu, 4 November 2026 - 19:09 WIB

Cegah Banjir dan Kekeringan, Taj Yasin Dorong Pembuatan Rorak di Gunung Muria

Rabu, 4 November 2026 - 17:40 WIB

Antisipasi Membludaknya Peziarah, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Talud Sunan Muria

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

Keluhan Jalan Rusak Dijawab, Pemprov Jateng Percepat Betonisasi Jalan Jepara-Keling

Selasa, 3 November 2026 - 19:25 WIB

Gus Yasin Dorong SGN Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Jateng

Berita Terbaru