Gus Yasin Tekankan Peran Aktif Masyarakat dalam Menjaga Produk Halal

- Reporter

Jumat, 17 Oktober 2025 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengapresiasi banyak pihak dalam upaya sertifikasi produk halal. Upaya itu sebagai jaminan kepada masyarakat muslim untuk mengakses produk halal.

“Nah, akan tetapi memang PR kita saat ini bagaimana keberlanjutannya,” katanya saat membuka Halaqah Ulama, Penguatan UKM Halal Binaan Baznas dan Deklarasi Hari Halal Nasional di Kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Kamis, 16 Oktober 2025.

Kegiatan itu bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan
Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Provinsi Jateng. Serta menghadirkan pimpinan MUI se-Jawa.

Taj Yasin melanjutkan, keberlanjutan yang dimaksud yakni pengawasan rutin pasca sertifikasi produk halal. Pengawasan dilakukan oleh penyelia baik internal maupun eksternal.

Baca Juga :  Telkomsel Ajak Pelanggan Gunakan eSIM, Aktivasi Lebih Mudah, Aman dan Ramah Lingkungan

“Perlu ada pemahaman, masyarakat atau pelaku usaha tak berhenti sebatas resmi melabelkan halal saja. Akan tetapi bagaimana jaminan halal itu juga bisa bertahan pada berjalannya waktu,” katanya.

Setiap produk halal yang telah disertifikasi, harus terus dipastikan kehalalannya. Misalnya makanan yang dilabeli halal agar tidak tercampur dengan makanan non halal atau alat masak yang dipakai untuk produk non halal dalam suatu tempat.

Contoh lain, misalnya di suatu tempat berjualan makanan atau food court yang halal ternyata ditempatkan didekat tempat yang berjualan produk non halal, serta kebersihan yang tidak terjaga.

“Maka hal ini harus kita pahamkan kepada masyarakat, bahwa keberlanjutan sertifikat halal yang sudah dikeluarkan ini harus dijaga,” katanya.

Baca Juga :  BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama

Gus Yasin, sapaan akrabnya, juga meminta peran aktif masyarakat untuk peduli akan keterjaminan produk halal. Misalnya, ikut mengontrol rumah makan yang sudah mendapat sertifikasi halal agar makanan yang dijual tetap bisa dipastikan kehalalannya.

“Laporkan kepada kami, ada MUI. Sehingga nanti bisa diaudit, apakah kehalalannya ini masih bisa pertahankan atau tidak,” katanya.

Ketua MUI Jateng, Ahmad Darodji, mengatakan, sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, maka jaminan produk halal sangat dibutujkan masyarakat.

Dari sisi kekuatan ekonomi, kata dia, potensinya sangat besar. Apalagi di Jateng 96% masyarakatnya muslim. Ini juga berpotensi pada kekuatan ekonomi syariah.

“Jadi, kita perlu menguatakan literasi masyarakat tentang produk halal khususnya,” katanya.*

Berita Terkait

Bulog dan Satgas Pangan Cek Langsung Penyaluran Bantuan Beras ke Warga
Serambi Nusantara MTQ Semarang Ramai, UMKM Berbagai Daerah Panen Transaksi
Dua Mitra Wisata Joyday di Jateng Terima Apresiasi Kendaraan
Noken, Tenun, Batik hingga Kuliner Daerah, UMKM Nusantara Ramaikan MTQ Nasional
Pameran Serambi Nusantara Ketiban Berkah MTQ, Transaksi UMKM Nyaris Rp500 Juta
Bulog Salurkan Beras Tiga Bulan Sekaligus, Warga Demak Terima 30 Kilogram
Pantau Penyaluran Bantuan Pangan, Abdul Kharis Pastikan Beras Diterima Warga yang Berhak
BCA Syariah Hadirkan “Jemput Berkah” di BCA Expo Semarang 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:30 WIB

Bulog dan Satgas Pangan Cek Langsung Penyaluran Bantuan Beras ke Warga

Selasa, 15 September 2026 - 14:43 WIB

Serambi Nusantara MTQ Semarang Ramai, UMKM Berbagai Daerah Panen Transaksi

Selasa, 15 September 2026 - 12:03 WIB

Dua Mitra Wisata Joyday di Jateng Terima Apresiasi Kendaraan

Senin, 14 September 2026 - 16:01 WIB

Noken, Tenun, Batik hingga Kuliner Daerah, UMKM Nusantara Ramaikan MTQ Nasional

Senin, 14 September 2026 - 15:52 WIB

Pameran Serambi Nusantara Ketiban Berkah MTQ, Transaksi UMKM Nyaris Rp500 Juta

Berita Terbaru